Anggaran Pemeliharaan PJU Pamekasan Rp190 Juta Habis, 10 Persen Kerusakan Belum Tertangani

oleh -31 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261027-WA0038

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Anggaran pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebesar Rp190 juta pada 2026 telah terserap seluruhnya. Meski demikian, keterbatasan anggaran dan material membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan belum mampu menuntaskan seluruh perbaikan lampu penerangan jalan yang mengalami kerusakan.

Hingga akhir Oktober 2026, penanganan kerusakan PJU dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen dari total kebutuhan perbaikan. Sementara itu, sekitar 10 persen lainnya masih belum tertangani karena keterbatasan material dan anggaran.

Kepala Dishub Pamekasan, Moh. Yusuf Wibiseno, mengatakan anggaran sebesar Rp190 juta tersebut telah direalisasikan sepenuhnya untuk pengadaan peralatan listrik dan pemeliharaan sarana PJU. Anggaran itu merupakan alokasi khusus pemeliharaan dan terpisah dari anggaran pembayaran tagihan listrik penerangan jalan.

“Anggaran Rp190 juta itu untuk pengadaan alat listrik dan perbaikan PJU sudah terealisasi 100 persen. Tetapi anggaran tersebut tidak cukup untuk meng-cover seluruh PJU yang rusak di Pamekasan, sehingga ada kerusakan yang belum kami tangani,” ungkap Yusuf, Dilansir Kabar Madura, Selasa (27/10/2026).

Menurut Yusuf, banyaknya titik PJU yang mengalami gangguan membuat anggaran pemeliharaan yang tersedia belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan perbaikan. Hingga saat ini, pihaknya telah menangani sekitar 740 titik PJU yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Pamekasan.

Perbaikan dilakukan sesuai tingkat kerusakan di masing-masing lokasi, mulai dari penanganan jaringan kabel, penggantian lampu, hingga perbaikan atau penggantian komponen pendukung lainnya. Kebutuhan material yang berbeda pada setiap titik membuat penanganan disesuaikan dengan kondisi kerusakan yang ditemukan petugas di lapangan.

Meski ratusan titik telah diperbaiki, sejumlah PJU masih menunggu penanganan lebih lanjut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dishub Pamekasan telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp187 juta melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026.

Tambahan anggaran itu diharapkan dapat mendukung pengadaan material sekaligus mempercepat penyelesaian perbaikan PJU yang masih mengalami kerusakan.

“Untuk sisa pekerjaan yang belum tertangani karena kekurangan material, kami sudah mengusulkan anggaran tambahan di PAK. Insya Allah pada Desember mendatang bisa terealisasi 100 persen,” tambahnya.

Yusuf menargetkan seluruh kebutuhan perbaikan PJU yang telah terdata dapat diselesaikan pada Desember 2026, dengan catatan dukungan anggaran dan ketersediaan material dapat terpenuhi.

Ia menjelaskan, penentuan prioritas pemeliharaan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta hasil pemantauan rutin petugas di lapangan. Setiap laporan kerusakan menjadi bahan pendataan untuk menentukan kebutuhan dan jenis penanganan yang sesuai dengan kondisi di lokasi.

Selain itu, Dishub Pamekasan memastikan setiap tahapan pemeliharaan dilengkapi pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan.

“Setiap tahapan pekerjaan juga dicatat, didokumentasikan, dan dilaporkan secara berkala guna memastikan transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran agar tepat sasaran,” tutup Yusuf. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.