Anggaran Jalan Rp320 M Disorot, ASN Diminta Maksimal

oleh -31 Dilihat
oleh
Anggaran Jalan Rp320 M Disorot, ASN Diminta Maksimal
Pemkab Tulungagung menggelar halal bi halal bersama para ASN. Mereka saling bersalaman usai mengikuti apel di halaman Kantor Pemkab Tulungagung
banner 468x60

TULUNGAGUNG, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendorong kinerja maksimal aparatur sipil negara (ASN) di tengah sorotan terhadap besarnya anggaran perbaikan jalan yang mencapai Rp320 miliar, sementara kondisi infrastruktur masih dikeluhkan masyarakat secara luas.

Dalam agenda halal bihalal usai apel, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan pentingnya menghilangkan ego sektoral demi menyukseskan program prioritas daerah, khususnya perbaikan jalan yang disebut mengalami kerusakan hampir merata.

Pernyataan tersebut sekaligus mengakui bahwa persoalan infrastruktur di Tulungagung masih menjadi masalah serius, bahkan disebut sebagai dampak dari kebijakan sebelumnya. Hal ini memunculkan pertanyaan terkait kesinambungan perencanaan dan pengawasan proyek jalan selama ini.

Pemkab mengalokasikan anggaran besar untuk perbaikan jalan pada 2026, namun realisasi sebelum Lebaran baru mencapai sekitar 15 persen. Capaian ini dinilai masih rendah dibanding kebutuhan perbaikan yang luas di berbagai wilayah.

Sisa sekitar 85 persen perbaikan ditargetkan selesai setelah Lebaran. Target ini memunculkan risiko percepatan pekerjaan yang berpotensi berdampak pada kualitas jika tidak diimbangi pengawasan ketat di lapangan.

Bupati juga meminta masyarakat turut mengawasi proses pengerjaan proyek. Ajakan ini mengindikasikan pentingnya kontrol publik terhadap proyek bernilai besar yang rawan penyimpangan maupun kualitas pekerjaan yang tidak sesuai standar.

Penekanan pada profesionalitas kontraktor dan pelaporan masalah secara cepat menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap potensi persoalan teknis maupun hukum dalam pelaksanaan proyek.

Di sisi lain, Pemkab Tulungagung menegaskan komitmen untuk selaras dengan Program Strategis Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, efektivitas implementasi di tingkat daerah tetap bergantung pada transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelaksanaan di lapangan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.