JAKARTA, Garudasatunews.id – Pemerintah menyiapkan skenario darurat menyusul potensi penutupan Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan sekitar 20–25 persen kebutuhan minyak mentah Indonesia masih bergantung pada pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Dalam konferensi pers usai rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) di Kementerian ESDM, Rabu (3/3/2025), Bahlil menyatakan pemerintah mulai mengalihkan sebagian impor crude ke Amerika Serikat guna menjaga kepastian pasokan dalam negeri.
“Skenarionya crude yang biasa kita ambil dari Timur Tengah, sebagian kita alihkan dari Amerika supaya ada kepastian ketersediaan,” ujarnya.
Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai chokepoint energi global dengan lalu lintas sekitar 20 juta barel minyak per hari dari Timur Tengah. Gangguan di jalur ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia dan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bahlil menegaskan Indonesia hanya mengimpor minyak mentah dari Timur Tengah, bukan BBM jadi. Untuk BBM, impor dilakukan dari luar kawasan tersebut, termasuk Asia Tenggara. Bahkan, pemerintah mengklaim sudah tidak lagi mengimpor solar. Saat ini yang masih diimpor adalah bensin RON 90, RON 93, RON 95, dan RON 98.
Di sektor LPG, ketergantungan pada Amerika Serikat semakin besar. Dari total kebutuhan impor 7,3 juta ton per tahun—yang tahun ini naik menjadi 7,8 juta ton—sekitar 70 persen dipasok dari AS. Diversifikasi ini disebut sebagai langkah mitigasi risiko geopolitik.
Di tengah ketidakpastian global, Presiden Prabowo Subianto disebut telah menginstruksikan agar perhitungan dampak kenaikan harga minyak dilakukan secara cermat, tanpa mengganggu pelayanan energi kepada masyarakat.
Pemerintah juga memastikan stok BBM dan LPG menjelang Idul Fitri berada di atas standar minimum nasional. Namun, dinamika harga minyak global dan stabilitas jalur distribusi internasional tetap menjadi faktor krusial yang akan menentukan ketahanan energi nasional dalam waktu dekat. (Red-Garudasatunews)













