Akses Sempit Hambat Damkar Padamkan Kandang Ayam Mojokerto

oleh -23 Dilihat
oleh
Akses Sempit Hambat Damkar Padamkan Kandang Ayam Mojokerto
Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar kandang ayam di Desa Jantilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran melanda dua kandang ayam di Dusun Jakung, Desa Jantilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Minggu (30/8/2026) malam. Sedikitnya 50 ribu ekor ayam mati terpanggang, sementara sebuah rumah di sekitar lokasi turut terdampak.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap dua kandang yang masing-masing berisi sekitar 25 ribu ekor ayam. Puluhan ribu ayam tersebut disebut rencananya akan dipanen dalam waktu dekat.

Kondisi di lokasi membuat proses pemadaman tidak mudah. Komandan Pos 1 Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, menyebut akses jalan yang sempit menjadi salah satu kendala petugas untuk mendekati titik kebakaran.

Petugas kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta mendapat dukungan sejumlah tangki air untuk mempercepat pemadaman dan pembasahan. Proses penanganan juga harus dilakukan secara hati-hati karena kobaran api sempat menyambar tiang listrik di sekitar kandang.

Dari sisi kronologi, kebakaran diduga bermula dari korsleting kabel blower di salah satu kandang. Penjaga kandang yang mengetahui munculnya api kemudian memberitahukan pemilik. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan, namun kobaran api membesar dengan cepat akibat kondisi angin.

PAMAPTA III Polres Mojokerto Ipda Dimas Zaini menyampaikan bahwa api dengan cepat melalap bangunan kandang. Namun, dugaan penyebab tersebut tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini juga menyoroti persoalan akses menuju kawasan peternakan. Jalan yang sempit dapat menjadi faktor yang memperlambat manuver kendaraan pemadam ketika kebakaran membutuhkan penanganan cepat dan volume air besar.

Selain kerugian akibat musnahnya dua kandang dan sekitar 50 ribu ekor ayam, sebuah rumah di samping kandang juga ikut terbakar. Hingga laporan ini disusun, luas keseluruhan area terdampak dan nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa manusia dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, petugas terus melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya akses kendaraan darurat di kawasan peternakan. Selain instalasi listrik dan perangkat blower, kondisi lingkungan sekitar kandang juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam mitigasi risiko kebakaran.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.