Aduan Kesehatan Dipacu, Puskesmas Kediri Didorong Lebih Responsif

oleh -45 Dilihat
oleh
Aduan Kesehatan Dipacu, Puskesmas Kediri Didorong Lebih Responsiif
Aduan Kesehatan Dipacu, Puskesmas Kediri Didorong Lebih Responsiif
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat sistem penanganan pengaduan pelayanan kesehatan melalui aplikasi SP4N-LAPOR dengan mendorong seluruh Puskesmas meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan transparansi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap aduan yang masuk tidak berhenti pada tahap penerimaan, tetapi ditindaklanjuti secara terukur sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penguatan sistem tersebut diwujudkan melalui pembekalan bagi admin pengelola SP4N-LAPOR di seluruh Puskesmas. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas petugas dalam mengelola alur penerimaan, verifikasi, hingga penyelesaian laporan masyarakat agar proses penanganan aduan berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri, Diana Herawati, menegaskan Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan pemerintah yang paling banyak berinteraksi dengan masyarakat. Karena itu, setiap kritik, saran, maupun pengaduan wajib dipandang sebagai instrumen evaluasi untuk memperbaiki mutu layanan kesehatan.

“Aduan, kritik, maupun aspirasi yang masuk dari masyarakat jangan lagi kita anggap sebagai beban atau ancaman, melainkan sebagai masukan yang penting bagi kita untuk berbenah,” ujar Diana.

Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan publik menjadi salah satu indikator penting dalam membangun pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pengelolaan aduan yang cepat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah, khususnya di sektor kesehatan.

Diskominfo Kabupaten Kediri juga mendorong seluruh admin SP4N-LAPOR di lingkungan Puskesmas untuk meningkatkan respons terhadap setiap laporan yang diterima. Pembekalan yang diberikan mencakup pemahaman teknis penggunaan aplikasi, mekanisme koordinasi antarunit, hingga standar tindak lanjut agar masyarakat memperoleh kepastian atas laporan yang disampaikan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Dengan sistem pelaporan yang terintegrasi, setiap proses penanganan aduan dapat dipantau sehingga meminimalkan keterlambatan maupun potensi tidak tertanganinya laporan masyarakat.

“Melalui sinergi dan penguatan aplikasi SP4N-LAPOR ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan se-Kabupaten Kediri semakin transparan, responsif, dan berintegritas,” tambah Diana.

Kegiatan pembekalan pengelolaan SP4N-LAPOR digelar di Tempat Bercakap Kopi, Kecamatan Ngasem, dengan menghadirkan narasumber dari Pemerintah Kabupaten Kediri serta Kominfo Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan memperkuat tata kelola pengaduan masyarakat sehingga pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas mampu merespons kebutuhan warga secara lebih cepat, profesional, dan sesuai prinsip pelayanan publik yang akuntabel. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.