Adu Banteng Maut Tewaskan Pengendara di Jombang

oleh -54 Dilihat
oleh
Adu Banteng Maut Tewaskan Pengendara di Jombang
Petugas dari Satlantas Polres Jombang mengamankan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan, Kamis malam (21/5/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Babadan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis malam (21/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden tabrakan dua sepeda motor itu menyebabkan satu pengendara tewas di lokasi kejadian dan satu lainnya mengalami luka serius.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol S-4915-ZJ dan Honda Megapro bernopol W-4943-NJ yang bertabrakan dari arah berlawanan atau dikenal dengan istilah “adu banteng”.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti insiden maut itu.

“Dua korban dalam kecelakaan ini. Satu korban meninggal, satu lagi luka-luka,” ujar Siswanto, Jumat (22/5/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, Honda Supra X 125 diketahui melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan konsentrasi hingga kendaraan bergerak ke sisi kanan jalan dan langsung menghantam Honda Megapro yang datang dari arah berlawanan.

Akibat benturan keras tersebut, pengendara Honda Supra X 125, Mochamat Arif (46), warga Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita.

Sementara pengendara Honda Megapro, Bintang Adi Wijaya (25), warga Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSI Sakinah Mojokerto untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur padat dan rawan kecelakaan pada malam hari.

“Kami imbau agar pengendara selalu fokus dan waspada saat di jalan. Terutama di jalan raya yang padat dan rawan kecelakaan,” pungkas Siswanto.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.