95 Siswa MAN 2 Malang Tembus PTN Global

oleh -26 Dilihat
oleh
95 Siswa MAN 2 Malang Tembus PTN Global
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang.
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Capaian 95 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang yang lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) dan kampus luar negeri pada 2026 memunculkan sorotan terhadap pola pembinaan akademik di internal madrasah tersebut.

Data per Jumat (3/4/2026) menunjukkan, sebanyak 83 siswa dinyatakan lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Sementara itu, 12 siswa lainnya telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) dari sejumlah universitas luar negeri di Australia, Kanada, hingga Selandia Baru.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen madrasah. Namun di balik itu, capaian tersebut juga mengindikasikan adanya sistem pembinaan yang terstruktur dan konsisten dalam mendorong daya saing siswa.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak lulusan yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Distribusi kelulusan SNBP menunjukkan dominasi siswa dari jurusan MIPA sebanyak 36 orang, disusul IPS 26 siswa, Bahasa 15 siswa, dan Agama 6 siswa. Mereka diterima di sejumlah PTN papan atas seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga Universitas Airlangga (Unair).

Namun demikian, capaian tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai strategi seleksi internal, metode pembinaan, hingga dukungan fasilitas yang diterapkan madrasah dalam mempersiapkan siswa menghadapi persaingan ketat SNBP.

Di tingkat internasional, 12 siswa yang lolos ke perguruan tinggi luar negeri diterima di kampus-kampus yang masuk dalam jajaran World University Rankings. Di antaranya University of Queensland, Monash University, Australian National University, University of Toronto, hingga University of Auckland.

Bidang studi yang dipilih pun terbilang strategis, mulai dari Data Science, Engineering, Economics hingga Law, yang mencerminkan orientasi pendidikan berbasis kebutuhan global.

Pihak madrasah mengklaim keberhasilan tersebut ditopang oleh sejumlah program unggulan seperti Insan Pro, Madumanja, Edupanda, Pikat Puspita, hingga Paman Bantu. Program-program ini disebut menjadi instrumen utama dalam penguatan akademik, karakter, serta kemampuan bahasa asing siswa.

Meski demikian, transparansi implementasi program serta akses pemerataan bagi seluruh siswa menjadi aspek yang perlu terus diuji untuk memastikan capaian tersebut bukan hanya bersifat elitis, melainkan berkelanjutan dan inklusif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.