FTP UB Kejar Scopus, Genjot Empat Jurnal

oleh -21 Dilihat
oleh
FTP UB Kejar Scopus, Genjot Empat Jurnal
FTP UB lakukan perbaikan kualitas riset menuju scopus (Foto: Istimewa)
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) mempercepat langkah menuju pengakuan global dengan menargetkan empat jurnal ilmiahnya menembus indeksasi Scopus. Upaya ini ditempuh melalui “Workshop Bengkel Jurnal” yang digelar intensif selama dua hari, 1–2 April 2026, di Gedung A FTP UB.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pasca capaian Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang kini diarahkan pada penguatan reputasi akademik internasional. Dekan FTP UB, Prof. Ir. Yusuf Hendrawan, menegaskan bahwa jurnal bereputasi global menjadi indikator krusial dalam persaingan perguruan tinggi.

Dalam proses akselerasi ini, FTP UB menggandeng dua pakar manajemen jurnal dari Universitas Hasanuddin, yakni Prof. Dr. Muhammad Alif K. Sahide dan Prof. Dr. Siti Halimah Larekeng. Keterlibatan keduanya difokuskan untuk mengaudit sekaligus membenahi kelemahan teknis dan substansi jurnal sebelum diajukan ke Scopus.

“Pendekatannya seperti bengkel, kita identifikasi kerusakan lalu kita perbaiki secara menyeluruh sebelum submit,” ujar Prof. Yusuf di sela kegiatan.

Dari empat jurnal yang didorong, dua di antaranya—Jurnal Teknologi Pertanian (JTP) dan Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem (JKPTB)—dikategorikan high recommended. Sementara Jurnal Industri dan Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan (JSAL) berada pada level promising. Klasifikasi ini menunjukkan adanya ketimpangan kesiapan yang harus segera ditutup dalam waktu singkat.

Sejumlah hambatan krusial teridentifikasi, mulai dari kualitas riset yang belum sepenuhnya memenuhi standar global, hingga komposisi dewan editor yang masih terbatas. Persyaratan Scopus menuntut editor dengan H-Index di atas 20 serta keterwakilan lintas negara minimal lima negara, termasuk penajaman fokus ruang lingkup jurnal.

“Semua kekurangan itu sedang kami tuntaskan. Targetnya, seluruh jurnal siap diajukan tanpa celah administratif maupun substansi,” tegasnya.

Di luar agenda publikasi, FTP UB juga mengarahkan riset pada isu strategis ketahanan pangan. Melalui program pemberdayaan di 50 kelurahan, fakultas menargetkan lahirnya 50 inovasi berbasis pangan, lingkungan, dan agroindustri.

Program tersebut dijalankan melalui skema Capstone Design, yang mengharuskan mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk merancang solusi berbasis teknologi terapan. Langkah ini dinilai sebagai upaya mengintegrasikan riset akademik dengan kebutuhan riil di lapangan.

FTP UB juga mendorong kolaborasi internasional guna meningkatkan kualitas publikasi dan memperluas jejaring ilmiah. Strategi ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset global, khususnya di sektor pangan.

Namun, keberhasilan target empat jurnal terindeks Scopus akan sangat bergantung pada konsistensi pembenahan internal dan kemampuan memenuhi standar ketat yang selama ini menjadi hambatan utama banyak institusi. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.