Damkar Bondowoso Lepas Cincin Jari Korban Kecelakaan

oleh -29 Dilihat
oleh
Damkar Bondowoso Lepas Cincin Jari Korban Kecelakaan
Evakuasi cincin milik warga Tlogosari oleh Damkar Bondowoso, Sabtu (14/3/2026) malam. (Damkar Bondowoso)
banner 468x60

BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang mengalami pembengkakan jari akibat cincin yang terjepit setelah kecelakaan sepeda motor. Peristiwa tersebut terjadi di Markas Komando Damkar Bondowoso pada Sabtu malam (14/3/2026).

Korban diketahui bernama Susyadi (62), warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogosari. Ia mengalami pembengkakan pada jari tangan setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya dalam kecelakaan tunggal.

Kepala Satpol PP dan Damkar Bondowoso Aries Agung Sungkowo menjelaskan, benturan saat kecelakaan menyebabkan jari korban langsung membengkak sehingga cincin yang dikenakannya tidak dapat dilepas.

Keluarga korban sempat membawa Susyadi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun tenaga medis menyarankan agar proses pelepasan cincin dilakukan oleh petugas Damkar karena memiliki peralatan khusus untuk menangani kasus tersebut tanpa menimbulkan risiko cedera tambahan.

“Keluarga korban sebelumnya datang ke rumah sakit, namun dari pihak medis menyarankan agar cincin dilepas oleh petugas Damkar karena jika dipaksakan berisiko menambah cedera,” kata Aries.

Sekitar pukul 21.40 WIB, keluarga korban kemudian membawa Susyadi ke Mako Damkar Bondowoso. Petugas yang sedang berjaga langsung melakukan penanganan dengan menggunakan alat pemotong khusus untuk melepaskan cincin dari jari korban yang telah membengkak.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari luka tambahan pada jaringan jari yang sudah mengalami pembengkakan. Dalam beberapa menit, cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera lanjutan.

“Petugas segera merespons dan melakukan evakuasi dengan peralatan yang sesuai. Cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka tambahan pada korban,” jelas Aries.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas memastikan kondisi korban dalam keadaan aman sebelum melakukan pendataan identitas sebagai bagian dari administrasi penanganan insiden.

Aries juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba melepas cincin yang terjepit pada jari secara paksa, terutama jika kondisi jari sudah mengalami pembengkakan. Tindakan tersebut berpotensi menimbulkan luka serius apabila tidak ditangani dengan alat dan teknik yang tepat.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas Damkar jika mengalami kejadian serupa, sehingga penanganan bisa dilakukan secara aman dan profesional,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.