BLITAR, Garudasatunews.id – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas PUPR mengerahkan Unit Reaksi Cepat (URC) memperbaiki 14 ruas jalan strategis, termasuk Blitar-Malang dan Blitar-Kediri, untuk menjamin keamanan pemudik.
Kepala Dinas PUPR Blitar, Agus Zaenal, menjelaskan prioritas perbaikan difokuskan pada jalur utama yang menghubungkan Blitar dengan kabupaten tetangga dan akses destinasi wisata, khususnya wilayah selatan. Jalur Blitar-Bakung, Tambakrejo, Blitar-Tulungagung-Kediri, Nglegok, serta jalur Malang melalui Selopuro dan Kesamben menjadi perhatian utama.
Namun, Agus mengakui pengerjaan tambal sulam masih menggunakan sisa material dari anggaran tahun sebelumnya. “Kami masih menggunakan sisa bahan yang kemarin,” ujarnya.
Metode tambal sulam bersifat jangka pendek dan berpotensi tidak bertahan lama, terutama jika hujan masih tinggi. Kendati begitu, langkah ini dipandang penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas selama arus mudik.
Masyarakat kini menanti apakah perbaikan 14 ruas jalan yang menggunakan sisa bahan ini mampu memberikan kenyamanan sepadan, atau pemudik tetap harus ekstra waspada saat melintas.(Red-Garudasatunews)














