PONOROGO, Garudasatunews.id — Satreskrim Polres Ponorogo masih memburu A, terduga pelaku pembunuhan Nuraini (55) di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo. Pencarian meluas hingga kawasan Tebing Watusigar, Gunungkidul, setelah polisi menemukan barang pribadi milik tersangka di lokasi tersebut.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali memimpin langsung penyisiran di wilayah hukum Polsek Girisubo, Senin (2/2/2026). Dari hasil pencarian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, handuk, dan jaket yang diduga kuat milik A.
Imam menyebut penemuan barang-barang tersebut mengindikasikan Tebing Watusigar sebagai titik terakhir yang disinggahi tersangka. Namun hingga kini, keberadaan A belum diketahui secara pasti.
Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan tersangka melarikan diri ke wilayah lain atau nekat mengakhiri hidup di sekitar perairan laut selatan. Untuk itu, Satreskrim Polres Ponorogo berkoordinasi dengan Polair, tim SAR, serta warga setempat guna memperluas pencarian di sepanjang pantai Gunungkidul.
Sebelumnya, petugas juga menemukan tas punggung berwarna oranye berisi pakaian, kartu identitas, dan senjata tajam yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan tersebut. Barang itu ditemukan tidak jauh dari lokasi penyisiran.
Pembunuhan Nuraini terjadi pada Senin (26/1/2026). Korban ditemukan tewas di dalam rumahnya dengan luka sayatan dan pukulan benda tumpul di kepala serta leher. Hasil otopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan dalam di bagian leher.
Polisi menetapkan A, anak kandung korban, sebagai tersangka tunggal karena menjadi orang terakhir yang diketahui bersama korban sebelum kejadian. Hingga kini, upaya pengejaran terhadap tersangka masih terus dilakukan.(Red-Garudasatunews)














