SURABAYA, Garudasatunews.id – Kebakaran dilaporkan melanda sebuah gudang di kawasan Jalan Raya Mastrip Nomor 100, Kelurahan Kebraon, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026) malam. Sejumlah personel dan armada mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi setelah laporan kejadian diterima Command Center 112 Surabaya sekitar pukul 20.24 WIB.
Informasi awal kebakaran tersebut menunjukkan respons cepat petugas pemadam kebakaran dalam menangani situasi darurat di kawasan Jalan Raya Mastrip. Tim Call 112 bersama personel terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Laporan kebakaran itu juga disampaikan melalui kanal informasi Command Center 112 Surabaya. Petugas dilaporkan berada di sekitar bangunan gudang yang terbakar guna melakukan upaya pemadaman dan penanganan keadaan darurat.
Meski demikian, informasi mengenai penyebab kebakaran, luas bangunan yang terdampak, nilai kerugian material, serta kemungkinan adanya korban jiwa maupun korban luka belum dapat dipastikan berdasarkan laporan awal tersebut.
Aspek penyebab kebakaran masih menjadi hal penting yang perlu ditelusuri melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Dugaan mengenai sumber api tidak dapat disimpulkan tanpa hasil pemeriksaan teknis di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di kawasan pergudangan. Keberadaan material yang berpotensi mudah terbakar, instalasi listrik, serta akses kendaraan pemadam merupakan sejumlah aspek keselamatan yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan bangunan gudang.
Di sisi lain, kecepatan respons petugas pemadam kebakaran menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat juga diharapkan tidak menghalangi akses kendaraan darurat selama proses penanganan berlangsung.
Hingga informasi awal ini disusun, perkembangan mengenai hasil pemadaman, penyebab kebakaran, dan dampak keseluruhan peristiwa masih memerlukan keterangan resmi dari instansi terkait.
(Red-Garudasatunews)














