600 Starter Adu Kecepatan di Bupati Cup Drag Bike Pamekasan 2026: Merangkul Pembalap Liar Menuju Jalur Prestasi

oleh -198 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261018-WA0011

​PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Menyemarakkan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan, ajang balap motor Bupati Cup Drag Bike Pamekasan 2026 sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata pada Minggu (18/10/2026). Sebanyak 600 starter dari berbagai daerah siap memacu kuda besi mereka di lintasan resmi.

​Lebih dari sekadar adu kecepatan, kejuaraan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk merangkul serta mengarahkan para pembalap jalanan (balap liar) menuju jalur pembinaan atlet berprestasi.

​Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI-Polri, Disporapar, pengurus IMI Jawa Timur, KONI, KORMI, hingga para sponsor.

​Misi Mengubah Street Racer Jadi Atlet Profesional

​Ketua Panitia dari IMI Pamekasan, Roddad, menegaskan bahwa gelaran ini dirancang bukan sekadar ajang hiburan semata (hura-hura), melainkan sebagai wadah pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

​”Event ini digelar sebagai wadah pembinaan bagi pembalap liar agar menjadi pembalap berprestasi. Sengaja kami gelar di Pamekasan untuk merangkul mereka ke arah yang positif,” ujar Roddad.

​Menurutnya, antusiasme sekitar 600 starter membuktikan tingginya potensi olahraga otomotif di wilayah Madura dan sekitarnya. Dengan hadirnya kompetisi resmi yang mengutamakan standar keselamatan, para pembalap lokal diharapkan memiliki ruang aman untuk mengasah ketangkasan sebelum melangkah ke tingkat regional Jawa Timur maupun ajang kelas terbuka (open).

​Langkah ini juga diharapkan ampuh menekan maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan membahayakan pengguna jalan umum.

​Dalam arahannya, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan bahwa drag bike tidak hanya menguji performa mesin, tetapi juga menuntut ketepatan teknik, kedisiplinan, keberanian terukur, serta sinergi tim mekanik.

​Bupati menekankan bahwa melaju cepat di lintasan harus diimbangi dengan kesadaran akan risiko dan kepatuhan pada regulasi.

​”Makna utama lomba ini bukan siapa yang bermotor tercepat, melainkan siapa yang mampu berprestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan,” tegas Kholilurrahman.

​Selain menjadi sarana penyaluran bakat dan pergerakan ekonomi masyarakat lokal di sekitar lokasi, Bupati berharap ajang ini menjadi momentum pembuktian bahwa Pamekasan mampu menyelenggarakan kejuaraan otomotif yang tertib, aman, dan membanggakan.

​Komitmen Pembinaan Berkelanjutan
​Di usia Kabupaten Pamekasan yang ke-496, kejuaraan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka. Tantangan besar berikutnya adalah menjaga konsistensi pembinaan agar bakat-bakat muda otomotif Pamekasan dapat terus berkembang hingga kancah nasional, sekaligus mengikis tradisi balap liar di jalanan umum secara permanen. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.