Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi Maluku-Nusa Tenggara

oleh -24 Dilihat
oleh
Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi Maluku-Nusa Tenggara
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, pengelolaan lingkungan, serta pelaksanaan program pembangunan yang berdampak terhadap masyarakat.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, penilaian pada Batch II mencakup sejumlah aspek pelayanan dasar dan program prioritas pemerintah. Empat kategori yang dinilai meliputi akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, implementasi Program 3 Juta Rumah, serta pengelolaan sampah dan lingkungan Indonesia ASRI.

Menurut Tito, pelayanan pendidikan, kesehatan dan perumahan merupakan standar pelayanan minimal yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Pengelolaan sampah juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Kemendagri menyatakan proses penilaian melibatkan kementerian dan lembaga terkait sesuai bidang masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga penilaian berbasis kinerja dan objektivitas antardaerah. Apresiasi tidak hanya berupa penghargaan, tetapi juga disertai insentif fiskal yang akan disalurkan ke rekening pemerintah daerah.

Tito menegaskan insentif tersebut bukan untuk kepentingan pribadi pejabat, melainkan tambahan bagi pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan pembangunan. Insentif itu juga dapat dimanfaatkan untuk penanganan bencana di wilayah yang membutuhkan dukungan anggaran.

Dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI, tingkat kabupaten menempatkan Kabupaten Ngada sebagai terbaik pertama, disusul Kabupaten Ende dan Kabupaten Lombok Timur. Tingkat kota diraih Kota Mataram, Kota Tidore Kepulauan dan Kota Ambon. Untuk tingkat provinsi, Nusa Tenggara Timur berada di posisi pertama dan Nusa Tenggara Barat posisi kedua.

Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kabupaten diraih Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Halmahera Tengah. Tingkat kota masing-masing Kota Bima, Kota Mataram dan Kota Kupang. Sementara tingkat provinsi ditempati Nusa Tenggara Timur dan Maluku Utara.

Pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Sumbawa Barat menjadi penerima apresiasi tingkat kabupaten. Tingkat kota diraih Kota Bima, Kota Tidore Kepulauan dan Kota Mataram. Sedangkan tingkat provinsi ditempati Maluku dan Nusa Tenggara Barat.

Untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, tingkat kabupaten diraih Halmahera Tengah, Manggarai Timur dan Lombok Utara. Tingkat kota masing-masing Mataram, Kupang dan Ternate. Sementara tingkat provinsi diberikan kepada Nusa Tenggara Barat dan Maluku Utara.

Pemberian apresiasi tersebut sekaligus menempatkan kualitas pelayanan publik, lingkungan, pendidikan, kesehatan dan pemenuhan kebutuhan perumahan sebagai indikator penting kinerja pemerintah daerah. Tantangannya kini berada pada pemanfaatan insentif secara tepat sasaran serta keberlanjutan program agar penghargaan tidak berhenti sebagai simbol administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Kemendagri berharap pemerintah daerah yang memperoleh apresiasi dapat terus memperkuat inovasi dan pelayanan publik. Sementara daerah yang belum menerima penghargaan diharapkan meningkatkan kinerja untuk penilaian berikutnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.