Antrean BBM Mengular di Pamekasan, Dear Jatim Desak Pemkab Segera Usut Akar Masalah

oleh -45 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Fenomena antrean kendaraan yang memanjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Antrean didominasi kendaraan yang menunggu pengisian jenis Solar dan Pertalite, dengan panjang mencapai 500 hingga 700 meter dari area stasiun pengisian.

Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan kerap memicu kemacetan lalu lintas di ruas jalan utama. SPBU di wilayah Kangenan, Tlanakan, Blumbungan, hingga Larangan Badung tercatat paling kerap mengalami antrean padat.

Ketua Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim), Faisol, menilai persoalan kelancaran pasokan BBM ini menuntut respons cepat pemerintah daerah agar tidak terus merugikan masyarakat.
“Antrean panjang sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Faisol, Rabu (2/9/2026).

Dear Jatim mendesak Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera menindaklanjuti dan menelusuri akar masalah kelangkaan atau keterlambatan penyaluran BBM. Diperlukan langkah advokasi dan koordinasi aktif bersama pihak Pertamina, serta keterbukaan informasi guna mencegah kepanikan masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pamekasan, Sri Puji Harijani, menyampaikan bahwa fenomena antrean BBM tidak terjadi di Pamekasan saja, melainkan juga tercatat di sejumlah wilayah kabupaten tetangga.

Berdasarkan laporan pengelola SPBU per akhir Agustus lalu, kemacetan pasokan dipicu kombinasi keterlambatan jadwal pengiriman dari pusat serta meningkatnya permintaan masyarakat.
“Terjadi keterlambatan pengiriman berbarengan dengan peningkatan permintaan,” jelas Sri Puji.

Ia menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen Pertamina Patra Niaga Surabaya. Dari hasil komunikasi tersebut, dipastikan alokasi kuota serta cadangan stok BBM bersubsidi untuk wilayah Pamekasan dalam kondisi aman.
“Stok dan kuota BBM bersubsidi dalam kondisi aman,” tegasnya.

Untuk memverifikasi data dan memastikan kesesuaian informasi, Tim Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan dijadwalkan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU dalam waktu dekat.
“Tim akan turun langsung ke lapangan guna memastikan kesesuaian informasi yang kami terima,” pungkas Sri Puji. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.