Tak Ada Anggaran Pemerintah, Warga Sampang Urunan perbaiki jalan Demi akses Kampung yang Layak

oleh -15 Dilihat
oleh
IMG-20260827-WA0018
IMG-20260827-WA0018
banner 468x60

 

SAMPANG, Garudasatunews.id – Semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat kembali terlihat di Dusun Lonangkek Gua Barat, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Warga secara swadaya membangun infrastruktur jalan lingkungan demi memperbaiki akses transportasi di wilayah mereka.

 

Menariknya, pembangunan jalan tersebut dilakukan tanpa dukungan anggaran dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Sampang. Seluruh biaya pembangunan berasal dari sumbangan masyarakat yang dihimpun secara bersama-sama.

 

Inisiatif tersebut lahir dari kesadaran warga yang menilai akses jalan di wilayah mereka perlu segera diperbaiki. Melalui musyawarah, masyarakat sepakat untuk bergotong royong, mulai dari menggalang dana hingga terlibat langsung dalam pengerjaan fisik di lapangan.

 

Ketua Panitia Pembangunan, Moh. Lasimin, mengatakan seluruh biaya operasional pembangunan bersumber dari kepedulian masyarakat setempat.

Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan dana serta kekompakan warga menjadi kunci utama sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.

 

“Swadaya ini murni berasal dari sumbangan masyarakat. Kami tidak menerima bantuan apa pun dari pemerintah, baik tingkat desa maupun kabupaten. Ini merupakan bentuk kecintaan kami terhadap kampung halaman dan keinginan untuk memiliki infrastruktur yang layak,” ujar Moh. Lasimin dikutip liputan7.id, Rabu (26/8).

 

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam pembangunan jalan tersebut cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan turut mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Para ibu turut membantu menyiapkan konsumsi bagi warga yang bekerja di lokasi. Sementara para bapak terlibat langsung dalam pengerjaan fisik jalan. Tak ketinggalan, para pemuda ikut berperan dalam menggalang dana, baik dari masyarakat setempat maupun para pengguna jalan.

 

Keterlibatan berbagai elemen masyarakat itu menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan warga Dusun Lonangkek Gua Barat dalam menghadirkan fasilitas umum yang dibutuhkan bersama.

 

Sementara itu, salah seorang warga, Dahruji, mengapresiasi keberhasilan masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

Menurutnya, pembangunan secara swadaya membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berbuat ketika masyarakat memiliki kemauan dan semangat kebersamaan.

 

“Ini membuktikan bahwa jika ada niat dan kebersamaan, keterbatasan anggaran bukan menjadi halangan. Justru karena jalan ini dibangun secara bersama-sama, rasa memiliki dan kepedulian untuk merawatnya akan semakin kuat,” katanya.

 

Dengan selesainya pembangunan tersebut, mobilitas warga Dusun Lonangkek Gua Barat diharapkan semakin lancar. Jalan yang lebih baik juga diharapkan mampu mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi warga setempat.

 

Pembangunan secara swadaya ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kekuatan masyarakat tidak hanya terletak pada dukungan anggaran, tetapi juga pada kepedulian, kekompakan, dan semangat gotong royong untuk membangun lingkungan secara bersama-sama. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.