Terkendala Logistik dan Air Bersih, Pulau Mandangin Belum Tersentuh Program MBG

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

SAMPANG, Garudasatunews.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang telah menjangkau sekitar 200 ribu penerima, termasuk 2.000 balita. Meski distribusi telah merata di hampir seluruh wilayah daratan, program nasional ini masih menyisakan persoalan pemerataan di wilayah kepulauan.

Pulau Mandangin menjadi satu-satunya wilayah di Sampang yang hingga kini belum tersentuh MBG. Kendala akses logistik dan ketersediaan air bersih menjadi alasan utama tersendatnya penyaluran ke pulau tersebut.

Sekretaris Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, menjelaskan bahwa distribusi ke Pulau Mandangin masih dalam tahap kalkulasi teknis. Penyedia jasa (vendor) masih mempertimbangkan risiko geografis karena seluruh kebutuhan logistik harus diangkut dari area daratan Kota Sampang.
“Hingga saat ini yang belum tersentuh MBG hanya Pulau Mandangin. Vendor masih mempertimbangkan faktor lokasi dan aksesibilitas,” ujar Sudarmanto, Selasa (25/8/2026).

Selain masalah armada pengangkut, ketersediaan air di Pulau Mandangin menjadi sorotan utama. Rasa air yang asin dan kualitasnya yang tidak memenuhi standar keamanan pangan membuat proses pengolahan makanan tidak memungkinkan dilakukan secara lokal.
“Air di Mandangin asin dan tidak layak untuk pengolahan makanan. Kapal, air bersih, dan kebutuhan pendukung lainnya harus dikirim dari kota,” tambah Sudarmanto.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat menolak atau menurunkan standar keamanan pangan hanya demi mengejar target cakupan penerima. Menurutnya, kelayakan dan keamanan konsumsi bagi anak-anak adalah prioritas utama.

Kondisi di Pulau Mandangin menjadi tantangan nyata bagi pemerintah daerah dalam mengeksekusi program MBG di kawasan pulau terpencil. Pemerintah dituntut hadir membawa solusi konkret agar anak-anak di Pulau Mandangin tidak tertinggal dalam menerima hak gizi mereka. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.