Tolak Iuran Tahunan FAI, Seluruh Klub Akuatik se-Madura Layangkan Perlawanan.

oleh -20 Dilihat
oleh
banner 468x60

MADURA, Garudasatunews.id — Gelombang penolakan terhadap rencana penarikan iuran tahunan oleh Federasi Akuatik Indonesia (FAI) kian deras. Tidak hanya di kota-kota besar, perlawanan kini meluas hingga ke Pulau Garam. Empat kabupaten se-Madura Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep kompak menyuarakan penolakan keras terhadap kebijakan yang menyasar atlet, pelatih, hingga klub daerah tersebut.

Pemilik Dhuro Akuatik Club (DAC) Bangkalan, Felayanti, menegaskan bahwa seluruh klub di Madura telah sepakat bulat menentang aturan kontroversial ini. Bagi mereka, kebijakan ini ibarat tamparan keras bagi para penggiat renang daerah yang selama ini berjuang secara mandiri.
“Seharusnya pusat membantu daerah yang sudah bersusah payah membina atlet, bukan malah memeras lewat iuran tahunan,” tegas Felayanti, Senin (24/8/2026).

Felayanti membeberkan, beban finansial klub mandiri sudah sangat berat. Mulai dari honorarium pelatih, pengadaan alat, akomodasi serta transportasi kejuaraan, hingga nutrisi atlet, seluruhnya ditanggung dari kantong pribadi pengurus dan orang tua. Ia pun mempertanyakan transparansi serta manfaat konkret yang dijanjikan federasi di balik iuran ini.

“Kalau klub terus digencet iuran, bagaimana pembinaan atlet usia dini di daerah bisa bernapas?” cetusnya.

Aksi tegas klub-klub di Madura Raya ini memperpanjang daftar perlawanan di Jawa Timur. Sebelumnya, sedikitnya 55 klub akuatik se-Jatim telah melayangkan nota keberatan resmi. Mereka mengecam minimnya ruang dialog, nihilnya sosialisasi, serta kaburnya tata kelola dana iuran dari FAI Pusat.

“Jangan hanya datang mencuri panggung ketika atlet sudah berprestasi. Klub daerah yang berdarah-darah membina dari nol. Jika ingin prestasi nasional kuat, sokong daerah bukan malah dibebani!” pungkas Felayanti. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.