Ubhara Wisuda 207 Lulusan, Siap Hadapi Persaingan

oleh -19 Dilihat
oleh
Ubhara Wisuda 207 Lulusan, Siap Hadapi Persaingan
Ubhara mengukuhkan 207 mahasiswa pada Wisuda Sarjana Angkatan LIX dan Magister Angkatan XXXIV Tahun 2026
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya mewisuda 207 mahasiswa program sarjana dan magister dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Graha Ubhara, Rabu (17/6/2026). Perguruan tinggi tersebut menegaskan seluruh lulusan telah memenuhi standar akademik dan tercatat secara resmi dalam sistem pendidikan tinggi nasional.

Rektor Ubhara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji, menyatakan setiap wisudawan yang dikukuhkan telah melalui proses akademik sesuai ketentuan dan memiliki identitas kelulusan yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Sebanyak 207 wisudawan yang lulus ini adalah bentuk tanggung jawab kampus kepada negara. Mereka sudah memiliki PIN dan nomor ijazah resmi,” ujar Anton dalam sambutannya.

Anton menekankan bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Menurutnya, tantangan utama justru dimulai ketika lulusan memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif dan menuntut kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi serta kebutuhan industri.

Ia mengingatkan para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat daya saing, dan membuka peluang kontribusi yang lebih luas, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Brigjen Pol Pasma Royce, menyoroti berbagai tantangan yang muncul akibat dinamika geopolitik global yang berdampak pada sektor ekonomi maupun stabilitas sosial di Indonesia.

Menurut Pasma, lulusan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, mereka dituntut tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang terjadi.

“Saudara tidak boleh hanya menonton. Kalian harus menjadi pemecah masalah di tengah berbagai tantangan dan krisis yang melanda saat ini,” kata Pasma.

Ia juga mengajak para lulusan untuk berperan aktif menjaga kondusivitas daerah melalui semangat Jogo Jatim serta meningkatkan literasi digital guna menangkal penyebaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Dyah Sawitri, menilai percepatan perkembangan teknologi dan informasi menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan komunikasi serta kolaborasi yang kuat.

Menurutnya, keberhasilan di era modern tidak lagi ditentukan oleh kemampuan individu semata, melainkan juga oleh kemampuan membangun jejaring, bekerja sama, dan menciptakan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dyah berharap para sarjana dan magister yang baru diwisuda mampu memanfaatkan kompetensi yang dimiliki untuk membaca peluang, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.