Empat Ular Masuk Permukiman, Damkar Jombang Siaga

oleh -19 Dilihat
oleh
Empat Ular Masuk Permukiman, Damkar Jombang Siaga
Tim Damkar Jombang saat menangkap ular di rumah salah satu warga
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Ancaman kemunculan ular di kawasan permukiman warga kembali menjadi perhatian di Kabupaten Jombang. Dalam kurun waktu satu hari, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang melakukan evakuasi ular di empat lokasi berbeda pada Senin (1/6/2026), menyusul laporan warga yang merasa terancam oleh keberadaan satwa liar tersebut di dalam rumah.

Komandan Damkarla Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan rangkaian kejadian itu menunjukkan bahwa potensi gangguan satwa liar di lingkungan permukiman masih cukup tinggi dan memerlukan penanganan cepat serta profesional guna menghindari risiko terhadap keselamatan warga.

Evakuasi pertama dilakukan di Dusun Wates, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, sekitar pukul 11.55 WIB. Warga melaporkan adanya seekor ular yang bersembunyi di balik kasur kamar tidur. Setelah upaya penanganan mandiri dinilai berisiko, laporan diteruskan kepada petugas Damkar.

Menerima laporan tersebut, tim rescue Damkarla bergerak menuju lokasi dengan perlengkapan evakuasi khusus dan berhasil mengamankan ular tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan pada lingkungan sekitar.

Selang beberapa menit kemudian, laporan serupa diterima dari Dusun Ngesong, Desa Sengon, Kecamatan Jombang. Ular ditemukan berada di dalam kamar tidur rumah warga sekitar pukul 12.15 WIB. Untuk mempercepat respons, petugas menggunakan kendaraan roda dua guna menjangkau lokasi secara efektif.

Melalui prosedur evakuasi yang dilakukan secara hati-hati, ular berhasil diamankan dan situasi di lingkungan warga kembali kondusif.

Pada malam hari, laporan kemunculan ular kembali diterima dari Dusun Ngemplak, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben sekitar pukul 18.55 WIB. Berdasarkan keterangan warga, ular masuk ke dalam rumah saat mengejar tikus dan kemudian bersembunyi di dalam lemari.

Pos Damkar Mojoagung diterjunkan menggunakan armada fire pumper truck untuk melakukan penanganan. Setelah proses pencarian dan evakuasi, ular berhasil diamankan tanpa insiden yang membahayakan penghuni rumah.

Evakuasi keempat berlangsung di Dusun Ganggang, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso pada pukul 21.03 WIB. Ular ditemukan berada di area dapur rumah warga yang menjadi pusat aktivitas keluarga. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Ploso mengerahkan Fire Supply Truck dan mengevakuasi satwa tersebut hingga kondisi kembali aman.

Syamsul Bahri menegaskan, empat kejadian yang terjadi dalam satu hari tersebut menjadi gambaran bahwa layanan pemadam kebakaran tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran petugas di tengah situasi yang menimbulkan keresahan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berorientasi pada keselamatan warga.

BPBD dan Damkar Jombang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penangkapan ular secara mandiri karena berisiko menimbulkan korban. Warga diminta segera melaporkan keberadaan satwa liar kepada petugas berwenang agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman, cepat, dan sesuai prosedur.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.