Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Suboh-Bondowoso

oleh -21 Dilihat
oleh
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Suboh-Bondowoso
Tim BPBD Situbondo evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan menuju Bondowoso. (BPBD Situbondo)
banner 468x60

BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Akses utama penghubung Suboh-Bondowoso di Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, lumpuh total setelah sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.

Peristiwa ini secara langsung menghentikan arus lalu lintas dari dua arah. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas akibat batang pohon yang melintang penuh di jalan nasional tersebut.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa faktor utama tumbangnya pohon diduga berasal dari kondisi tanah yang labil serta sistem perakaran yang sudah rapuh. Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengungkapkan bahwa indikasi lemahnya daya cengkeram akar terhadap tanah telah teridentifikasi saat asesmen dilakukan.

“Struktur tanah di lokasi memang gembur dan akar pohon sudah tidak lagi kuat menopang. Ini yang menyebabkan pohon akhirnya tumbang ke badan jalan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, insiden ini berdampak signifikan terhadap mobilitas warga. Aktivitas transportasi sempat terhenti total selama kurang lebih satu jam, memicu antrean kendaraan di kedua sisi jalur.

Respons cepat dilakukan setelah laporan warga diterima. Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, Tagana, serta perangkat desa langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.

Petugas menggunakan gergaji mesin dan peralatan manual untuk memotong serta mengevakuasi batang pohon dari badan jalan. Proses ini berlangsung cepat tanpa kendala berarti.

Dalam waktu sekitar 50 menit, tepatnya pukul 16.30 WIB, jalur kembali dapat dilalui setelah seluruh material pohon berhasil disingkirkan. Arus lalu lintas pun berangsur normal.

Cuaca cerah berawan saat kejadian dinilai turut membantu kelancaran proses evakuasi tanpa hambatan tambahan di lapangan.

BPBD Situbondo menyoroti perlunya langkah mitigasi yang lebih serius terhadap potensi pohon tumbang, terutama di wilayah dengan karakter tanah labil. Warga diminta proaktif melaporkan kondisi pohon yang dinilai berisiko sebelum menimbulkan dampak lebih besar.

“Kami minta masyarakat segera melapor jika menemukan pohon tua atau miring agar bisa ditangani lebih awal,” tegas Puriyono.

Kejadian ini membuka kembali persoalan klasik terkait minimnya pemetaan risiko pohon rawan tumbang di jalur vital, yang berpotensi mengancam keselamatan publik dan kelancaran distribusi transportasi jika tidak ditangani secara sistematis.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.