99 Persen Siswa SD Jatim Ikut TKA Serentak

oleh -28 Dilihat
oleh
99 Persen Siswa SD Jatim Ikut TKA Serentak
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Sebanyak 408.901 siswa sekolah dasar di Jawa Timur mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) serentak yang berlangsung 20–30 April 2026. Pelaksanaan masif ini diklaim mencapai tingkat partisipasi 99,5 persen dari total 410.959 peserta terdaftar.

Pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang guna menyesuaikan kesiapan sarana prasarana sekolah. Skema ini mengacu pada Surat Edaran Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 0505/2026.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyatakan pengawasan teknis dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan dapat menyesuaikan jadwal secara mandiri. Fleksibilitas tersebut dinilai penting agar keterbatasan fasilitas tidak menghambat pelaksanaan asesmen.

“Pelaksanaan TKA jenjang SD kami dorong tetap fleksibel agar seluruh satuan pendidikan bisa menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Data partisipasi menunjukkan 408.901 siswa hadir, sementara sisanya tidak mengikuti ujian. Tingginya angka kehadiran ini disebut sebagai indikator komitmen sekolah dan orang tua, meski efektivitas pelaksanaan di lapangan masih menjadi perhatian.

Dari sisi kelembagaan, sebanyak 18.748 sekolah atau 99,18 persen dari total 18.903 SD di Jawa Timur ikut serta. Sebanyak 155 sekolah tercatat belum mengikuti pelaksanaan tahun ini, memunculkan pertanyaan terkait kesiapan infrastruktur dan distribusi fasilitas.

Materi TKA difokuskan pada dua kompetensi utama. Hari pertama menguji Matematika dan Numerasi, sedangkan hari kedua Bahasa Indonesia dan Literasi. Setiap gelombang dibagi dalam empat sesi per hari guna mengakomodasi jumlah peserta yang besar.

Dinas Pendidikan Jawa Timur juga menyiapkan posko pemantauan untuk mengantisipasi kendala teknis serta menjaga transparansi pelaksanaan. Evaluasi dilakukan selama 10 hari pelaksanaan guna memastikan data yang dihasilkan akurat sebagai dasar kebijakan.

Hasil TKA nantinya akan digunakan sebagai pijakan pemetaan mutu pendidikan dan perumusan strategi peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat provinsi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.