50 Guru Madrasah Desak Pemerintah di Jakarta

oleh -48 Dilihat
oleh
50 Guru Madrasah Desak Pemerintah di Jakarta
Puluhan guru madrasah yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Kabupaten Bojonegoro berangkat menuju Jakarta pada Selasa (19/5/2026).
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – Sebanyak 50 guru madrasah yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Kabupaten Bojonegoro bertolak ke Jakarta, Selasa (19/5/2026), guna memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru yang dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Rombongan diberangkatkan menggunakan dua unit bus dari halaman Gedung DPRD Bojonegoro sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka dijadwalkan tiba di Jakarta pada Rabu (20/5/2026) dini hari untuk bergabung dengan perwakilan FGSNI dari berbagai daerah dalam agenda audiensi bersama DPR RI dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Keberangkatan para guru madrasah itu dilepas langsung Ketua DPRD Bojonegoro H. Abdulloh Umar didampingi Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro Moch. Choirul Anam. Dalam sambutannya, Abdulloh Umar menyatakan dukungan terhadap perjuangan para guru, namun meminta peserta tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi di ibu kota.

“Kami mendukung perjuangan bapak ibu guru, namun tetap menjaga sikap dan nama baik Bojonegoro saat audiensi berlangsung,” ujarnya.

Ketua FGSNI Bojonegoro Burhanudin mengungkapkan, aksi keberangkatan ke Jakarta merupakan bentuk tekanan moral kepada pemerintah terkait persoalan kesejahteraan guru madrasah yang hingga kini dinilai belum terpenuhi secara layak.

Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam pengalokasian anggaran pendidikan juga menjadi sorotan, terutama terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut menyerap anggaran besar. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi mengabaikan hak-hak guru madrasah yang selama ini telah lama mengabdi di dunia pendidikan.

“Jangan sampai program baru justru mengorbankan kesejahteraan guru madrasah yang sudah lama mengabdi,” tegas Burhanudin.

Sebelum bertolak ke Jakarta, para peserta lebih dulu menggelar doa bersama di halaman Gedung DPRD Bojonegoro. Setelah itu, dua armada bus diberangkatkan menuju Jakarta untuk mengawal tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.