445 Ribu Ons Emas Baru Perkuat Cadangan Pani

oleh -63 Dilihat
oleh
445 Ribu Ons Emas Baru Perkuat Cadangan Pani
PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA), mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana atau maiden Mineral Resource Estimate (MRE) untuk Prospek Kolokoa yang berlokasi sekitar 500 meter dari area Tambang Emas Pani, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana (maiden Mineral Resource Estimate/MRE) pada Prospek Kolokoa yang berada sekitar 500 meter dari area operasional Tambang Emas Pani di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Prospek Kolokoa tercatat memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton dengan kadar rata-rata 0,33 gram emas per ton, atau setara sekitar 445 ribu ons emas.

Data tersebut menambah inventaris sumber daya mineral emas Tambang Emas Pani dari sebelumnya sekitar 7 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons emas. Penambahan cadangan itu mencerminkan kenaikan sekitar 6 persen dan menjadi indikator penting bagi pengembangan proyek pertambangan yang tengah dijalankan perusahaan.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyatakan penetapan sumber daya mineral perdana Kolokoa merupakan hasil dari program eksplorasi yang berlangsung dalam waktu relatif singkat.

“Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan,” ujar Boyke dalam keterangan resmi perusahaan.

Menurut perusahaan, lokasi Kolokoa yang berdekatan dengan Tambang Emas Pani berpotensi memberikan keuntungan operasional karena dapat memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang efisiensi dalam pengembangan proyek serta perencanaan tambang ke depan.

Program penetapan sumber daya mineral Kolokoa dilaksanakan sejak November 2025 hingga April 2026. Selama periode tersebut, perusahaan melakukan pengeboran melalui 54 lubang diamond drilling dengan total panjang pengeboran mencapai 11.701,6 meter.

Kegiatan pengeboran tersebut dilakukan untuk memperoleh data geologi terkait bentuk endapan, kontinuitas mineralisasi, serta distribusi kadar emas yang diperlukan dalam penyusunan estimasi sumber daya mineral perdana.

Selain itu, hasil uji metalurgi awal menggunakan metode bottle-roll menunjukkan tingkat perolehan emas pada material oksida berkisar antara 87 persen hingga 94 persen. Sementara pada material transisi, tingkat perolehan emas tercatat antara 81 persen hingga 92 persen.

Perusahaan menilai hasil tersebut menunjukkan karakteristik mineralisasi Kolokoa memiliki kesesuaian dengan sistem pengolahan yang direncanakan untuk Tambang Emas Pani.

EMAS juga mengungkapkan bahwa potensi mineralisasi di Prospek Kolokoa masih terbuka untuk pengembangan lebih lanjut. Berdasarkan hasil eksplorasi saat ini, zona mineralisasi masih menunjukkan peluang perluasan ke arah utara, selatan, maupun pada kedalaman yang lebih dalam.

Ke depan, model geologi dan estimasi sumber daya mineral Kolokoa akan menjadi dasar bagi program pengeboran lanjutan, studi metalurgi tambahan, serta penyusunan kajian teknis dan perencanaan tambang berikutnya.

Perseroan menyatakan akan terus melanjutkan kegiatan eksplorasi secara bertahap guna memperkuat basis sumber daya mineral Tambang Emas Pani. Perkembangan material terkait hasil eksplorasi maupun studi teknis selanjutnya akan disampaikan kepada publik sesuai ketentuan dan standar pelaporan yang berlaku.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.