444 Pelampung Disalurkan untuk Penyeberangan Brantas

oleh -45 Dilihat
oleh
444 Pelampung Disalurkan untuk Penyeberangan Brantas
Pembagian pelampung di penyeberangan Blitar-Tulungagung.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menyalurkan sebanyak 444 unit baju pelampung atau life jacket kepada kelompok pengelola penyeberangan Sungai Brantas, pengelola wisata air, dan nelayan. Bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur itu menjadi bagian dari upaya memperkuat keselamatan aktivitas masyarakat di wilayah perairan.

Dari total 444 pelampung tersebut, sebanyak 224 unit diperuntukkan bagi kelompok pengelola penyeberangan Sungai Brantas yang tersebar di 14 titik di Kabupaten Blitar. Distribusi ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi kondisi darurat selama aktivitas penyeberangan.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan keberadaan perlengkapan keselamatan tersebut diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan di perairan. Menurutnya, penggunaan pelampung merupakan salah satu langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat yang memanfaatkan jalur penyeberangan sungai.

Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada pengelola penyeberangan. Kelompok pengelola wisata air dan nelayan juga menjadi penerima karena aktivitas mereka memiliki risiko keselamatan di lingkungan perairan.

Langkah tersebut menjadi perhatian karena Sungai Brantas merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi. Pemerintah Kabupaten Blitar mencatat terdapat sejumlah titik penyeberangan yang menghubungkan wilayah Blitar dengan Tulungagung. Dokumen pemerintah daerah sebelumnya juga mencatat adanya dermaga penyeberangan di sepanjang aliran Sungai Brantas yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.

Aspek keselamatan penyeberangan sebelumnya juga pernah menjadi sorotan. Dalam catatan pemberitaan dan dokumen terkait transportasi sungai, risiko kecelakaan menjadi persoalan yang perlu diantisipasi, termasuk kemungkinan perahu terbalik maupun kendaraan dan penumpang masuk ke sungai.

Selain distribusi pelampung, Bupati Blitar juga menyerahkan surat izin penyeberangan kepada salah satu pengelola. Pemerintah daerah mendorong pengelola penyeberangan yang belum memiliki legalitas agar segera mengurus perizinan dengan pendampingan pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap distribusi perlengkapan keselamatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi benar-benar digunakan dalam kegiatan penyeberangan. Penggunaan alat keselamatan secara konsisten menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kecelakaan serta perlindungan terhadap masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan Sungai Brantas.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.