418 Ribu Siswa Jatim Bersiap Hadapi TKA 2026

oleh -29 Dilihat
oleh
418 Ribu Siswa Jatim Bersiap Hadapi TKA 2026
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan diikuti 418.012 siswa SMA, SMK, dan SLB. Simulasi mulai dilakukan sekolah untuk memastikan kesiapan perangkat sekaligus membiasakan peserta didik menghadapi pola soal TKA.

Data Dindik Jatim mencatat 4.140 satuan pendidikan telah mendaftar TKA dengan 418.012 peserta dari sekitar 434.966 siswa yang terdata. Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan simulasi tidak hanya diarahkan untuk menguji kemampuan akademik. Kesiapan teknis, mental, fisik, serta kemampuan siswa memahami karakter soal juga menjadi perhatian.

Menurut Aries, sekolah perlu memastikan lokasi pelaksanaan dan perangkat komputer siap digunakan. Siswa juga dibiasakan membaca serta memahami variasi soal agar tidak hanya mengandalkan penguasaan materi.

“Simulasi pertama adalah tempat dan komputernya. Yang kedua, bagaimana anak-anak kita membaca dan memahami isi soal-soal yang ada,” ujar Aries, Selasa (22/9/2026).

Penguatan pembelajaran diarahkan pada mata pelajaran yang menjadi bagian TKA, termasuk Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta mata pelajaran pilihan sesuai peminatan siswa. Dindik Jatim tidak menetapkan satu target nilai yang seragam karena kemampuan dan karakter belajar setiap siswa berbeda.

Di tingkat sekolah, SMAN 4 Surabaya menjadi salah satu satuan pendidikan yang melakukan simulasi dengan melibatkan siswa sebagai sampel. Kegiatan tersebut digunakan untuk mengecek kesiapan infrastruktur komputer sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sebelum TKA sebenarnya berlangsung.

Kepala SMAN 4 Surabaya Moh Zainuri menyebut pendampingan siswa dilakukan dengan melibatkan guru dan pihak eksternal. Sekolah juga melibatkan orang tua serta akademisi dari perguruan tinggi, termasuk Universitas Airlangga dan Universitas Negeri Surabaya, untuk memberikan pendampingan dan motivasi.

Dari sisi teknis, SMAN 4 Surabaya memastikan ketersediaan komputer untuk sekitar 300 siswa. Pelaksanaan TKA di sekolah tersebut direncanakan melalui dua sesi dan dua gelombang.

Besarnya jumlah peserta membuat kesiapan sarana, pemahaman siswa terhadap pola soal, serta pendampingan sebelum pelaksanaan menjadi aspek penting yang perlu dipastikan sejak tahap simulasi. Dengan demikian, evaluasi simulasi menjadi bagian dari persiapan agar pelaksanaan TKA di ribuan satuan pendidikan di Jawa Timur dapat berjalan sesuai rencana.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.