3.400 Pelari Ramaikan Soekarno Run Banyuwangi

oleh -28 Dilihat
oleh
3.400 Pelari Ramaikan Soekarno Run Banyuwangi
Ribuan Peserta Soekarno Run di Banyuwangi
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Sekitar 3.400 pelari dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh hingga Papua, dijadwalkan meramaikan Soekarno Run 2026 di Banyuwangi, Minggu (20/9/2026). Pada waktu bersamaan, Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026), di Gantasan Ijen Bike Park.

Dua agenda olahraga tersebut menjadi bagian dari pengembangan sport tourism Banyuwangi, dengan menghadirkan peserta nasional hingga pembalap dari berbagai negara. Pemerintah daerah menyebut kegiatan tersebut juga membuka peluang pergerakan ekonomi bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi dan UMKM.

Soekarno Run mengambil titik start dan finish di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Peserta mengikuti sejumlah kategori, mulai Half Marathon 21K untuk umum, 10K kategori master dan umum, 5K dan 3K untuk umum serta pelajar, hingga 1K khusus pelajar. Total hadiah untuk para pemenang kategori putra dan putri mencapai Rp1 miliar.

Rute lomba tidak sekadar mengandalkan tantangan jarak. Peserta juga diarahkan melewati kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya Banyuwangi, termasuk Taman Sritanjung di pusat kota. Konsep tersebut sekaligus menjadikan perlombaan sebagai sarana memperkenalkan identitas daerah kepada peserta dari berbagai wilayah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan Banyuwangi semakin banyak dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga yang berpadu dengan aktivitas wisata.

“Soekarno Run tidak hanya sebatas kompetisi lari, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Ipuk.

Sementara itu, BIG Downhill 2026 menghadirkan kompetisi balap sepeda downhill dengan peserta dari berbagai negara. Ajang tersebut telah masuk dalam kalender Union Cycliste Internationale (UCI), organisasi internasional yang menaungi olahraga balap sepeda.

Kompetisi berlangsung di Gantasan Ijen Bike Park yang berada pada ketinggian sekitar 600-700 meter di atas permukaan laut. Karakter lintasan mencakup kelokan tajam, turunan curam dan rintangan alami yang menjadi tantangan bagi para pembalap.

Bagi pembalap nasional, kehadiran atlet internasional juga menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman bertanding pada lintasan berstandar internasional. Salah satu peserta, Dewi Ageng Putri Purnomo dari tim Bandit Squad, tercatat telah dua kali mengikuti BIG Downhill. Pada 2025, pembalap asal Kota Batu tersebut meraih posisi kedua kategori Women Open.

Dari sisi penyelenggaraan, dua event tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga diposisikan sebagai bagian dari promosi destinasi. Namun, dampak ekonominya tetap bergantung pada sejauh mana kunjungan peserta, pendamping dan penonton benar-benar terserap oleh pelaku usaha lokal.

Penyelenggaraan Soekarno Run dan BIG Downhill 2026 pada akhirnya tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mempertemukan agenda prestasi, promosi wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat Banyuwangi dalam satu rangkaian akhir pekan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.