273 Ribu Siswa Kantongi PIN SPMB Jatim

oleh -51 Dilihat
oleh
273 Ribu Siswa Kantongi PIN SPMB Jatim
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur resmi membuka simulasi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 8-9 Juni 2026. Tahapan uji coba ini menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan sistem sekaligus memastikan calon peserta didik memahami mekanisme pendaftaran sebelum proses seleksi resmi dimulai.

Data Dindik Jatim menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses penerimaan murid baru tahun ini. Hingga Minggu (7/6/2026), tercatat sebanyak 303.299 calon murid telah mengajukan Personal Identification Number (PIN), sementara 273.736 siswa atau sekitar 90,25 persen telah berhasil memperoleh PIN sebagai syarat utama mengikuti seluruh tahapan SPMB.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan simulasi dirancang menyerupai kondisi pendaftaran sebenarnya agar peserta tidak mengalami kendala teknis saat proses seleksi berlangsung.

“Latihan ini kita buat sangat mirip saat pendaftaran nanti. Jadi saat calon murid baru ikut tahapan ini mereka tidak akan kesulitan saat pendaftaran riil SPMB nanti,” kata Aries, Senin (8/6/2026).

Dalam simulasi tersebut, peserta diwajibkan masuk ke sistem menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, tanggal penerbitan Kartu Keluarga (KK), dan PIN yang telah diterbitkan oleh sistem. Dindik Jatim menilai penguasaan tahapan teknis sejak awal menjadi faktor penting untuk meminimalkan kesalahan saat pendaftaran resmi dibuka.

Aries menekankan bahwa PIN merupakan instrumen utama yang menentukan akses peserta ke seluruh jalur pendaftaran. Karena itu, siswa yang belum menyelesaikan proses pengajuan PIN diminta segera menuntaskan persyaratan administrasi yang dibutuhkan.

“PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB. Jadi ayo adik-adik segera tuntaskan pengajuan pengambilan PIN agar bisa mengikuti tahapan simulasi pendaftaran SPMB. Ini harus dimanfaatkan,” ujarnya.

Simulasi kali ini hanya diperuntukkan bagi peserta Jalur Domisili dan Jalur Nilai Prestasi Akademik pada jenjang SMA maupun SMK. Melalui sistem tersebut, calon murid dapat melihat peluang diterima di sekolah tujuan berdasarkan rayon yang telah ditetapkan.

Dindik Jatim juga menerapkan sejumlah pembatasan dalam simulasi, termasuk larangan memilih jalur domisili SMA dan SMK secara bersamaan. Setiap peserta hanya diberikan satu kali kesempatan mengikuti simulasi dengan maksimal tiga pilihan sekolah dalam satu rayon.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, sekolah-sekolah di Jawa Timur telah menyiapkan layanan bantuan dan petugas pendamping yang dapat diakses peserta selama masa simulasi berlangsung.

“Di sekolah-sekolah sudah ada helpdesk dan petugas panitia SPMB yang siap membantu memberikan pelatihan proses pendaftaran. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk latihan ini,” tambah Aries.

Berdasarkan jadwal resmi yang telah diumumkan, pendaftaran tahap pertama melalui Jalur Domisili SMA dan SMK akan dibuka pada 11-12 Juni 2026. Selanjutnya Jalur Mutasi, Afirmasi, dan Prestasi Lomba dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Juni 2026.

Sementara itu, tahap akhir SPMB 2026 melalui Jalur Nilai Prestasi Akademik akan dibuka pada 24-25 Juni 2026 untuk jenjang SMA dan 30 Juni hingga 1 Juli 2026 untuk jenjang SMK.

Tingginya jumlah siswa yang telah memperoleh PIN menunjukkan kesiapan awal peserta dalam menghadapi proses penerimaan tahun ajaran baru. Namun demikian, Dindik Jatim tetap mengingatkan calon murid dan orang tua untuk memanfaatkan masa simulasi secara maksimal guna memastikan seluruh tahapan administrasi dan teknis dapat berjalan lancar saat pendaftaran resmi dimulai.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.