15 Taruna Akpol Ditempa di Polres Malang

oleh -60 Dilihat
oleh
15 Taruna Akpol Ditempa di Polres Malang
Latihan kerja 15 Taruna Akpol di wilayah hukum Polres Malang, Kamis (11/6/2026).
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Sebanyak 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III/58 Batalyon Ksatrya Hawin menjalani Latihan Kerja (Latja) di Polres Malang selama dua pekan, mulai 6 hingga 20 Juni 2026. Program pendidikan lapangan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi calon perwira Polri sebelum terjun menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menegaskan bahwa Latja merupakan tahapan strategis dalam sistem pendidikan Akpol karena memberikan kesempatan kepada para taruna untuk menguji dan mengimplementasikan pengetahuan akademik dalam situasi tugas kepolisian yang sesungguhnya.

“Latja bukan sekadar menjalankan program pendidikan, tetapi menjadi kesempatan bagi para taruna untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama di Akademi Kepolisian ke dalam situasi tugas yang nyata di lapangan,” ujar AKBP Taat, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan menjadi bekal penting bagi calon perwira untuk memahami kompleksitas tugas kepolisian sekaligus memperkuat pemahaman terhadap fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Selama mengikuti Latja, para taruna akan ditempatkan pada berbagai fungsi teknis kepolisian. Kegiatan tersebut meliputi pembelajaran dan praktik pada fungsi Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Samapta, Intelijen dan Keamanan (Intelkam), serta Pembinaan Masyarakat (Binmas).

Polres Malang, lanjut AKBP Taat, berkomitmen memberikan pendampingan secara optimal agar para peserta memperoleh pengalaman lapangan yang komprehensif serta memahami mekanisme kerja kepolisian secara menyeluruh.

“Kami berharap para taruna dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun karakter kepemimpinan yang profesional dan berintegritas,” katanya.

Selain penguatan kemampuan teknis, para taruna juga diarahkan untuk memahami implementasi Program Presisi yang menjadi kebijakan utama Polri dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang modern, prediktif, responsif, transparan, dan berkeadilan.

AKBP Taat menjelaskan, pemahaman terhadap Program Presisi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter perwira masa depan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

“Melalui latihan kerja ini, para taruna diharapkan mampu memahami bagaimana Program Presisi diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga nantinya siap menjadi perwira yang adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai salah satu satuan kewilayahan yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Latja Akpol Tahun 2026, Polres Malang akan membimbing para peserta melalui berbagai agenda pembelajaran, observasi, serta praktik lapangan yang melibatkan personel dari masing-masing fungsi kepolisian.

“Kami ingin para taruna mendapatkan pengalaman yang utuh tentang tugas kepolisian di wilayah. Dengan begitu, saat terjun sebagai perwira nanti mereka telah memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang memadai,” pungkas AKBP Taat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.