12 Koperasi Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Mojokerto

oleh -32 Dilihat
oleh
12 Koperasi Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Mojokerto
12 Koperasi Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Mojokerto
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memberikan penghargaan kepada 12 koperasi berprestasi pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi koperasi dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dalam seminar Harkopnas yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT).

Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Al Barra menegaskan bahwa peringatan Harkopnas tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, Kabupaten Mojokerto memiliki berbagai potensi strategis, mulai dari sektor pertanian, usaha mikro, industri, pariwisata hingga sumber daya manusia yang perlu dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari arah pembangunan daerah yang tertuang dalam misi ketiga Catur Abhipraya Mubarok, yakni membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui koperasi, usaha mikro, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Untuk meningkatkan daya saing koperasi, Pemkab Mojokerto menetapkan tiga fokus pengembangan, yaitu inovasi produk dan usaha, transformasi digital, serta kolaborasi lintas sektor.

Pada aspek inovasi, pemerintah daerah mendorong koperasi mengembangkan hilirisasi produk sehingga mampu menghasilkan nilai tambah dan meningkatkan daya saing di pasar. Sementara itu, transformasi digital dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola organisasi yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kepercayaan anggota maupun masyarakat.

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh pengurus koperasi memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi maupun lembaga lainnya. Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka akses permodalan, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Di hadapan peserta seminar, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi, pelaku usaha mikro, akademisi, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan koperasi di Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar menjelaskan bahwa seminar Harkopnas ke-79 diikuti sekitar 500 peserta. Mereka terdiri atas 304 Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), perwakilan koperasi wanita, serta berbagai jenis koperasi yang beroperasi di Kabupaten Mojokerto.

Pada kesempatan tersebut, Abdulloh juga memaparkan perkembangan KDKMP di Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan data yang disampaikan, hingga awal 2026 sekitar 94 persen KDKMP telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah koperasi yang aktivitas usahanya belum berjalan secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap peningkatan tata kelola, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kolaborasi dapat mempercepat pengembangan koperasi sehingga mampu menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berkelanjutan di daerah.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.