10 Kios Pasar Agrobis Babat Ludes Terbakar

oleh -25 Dilihat
oleh
10-Kios-Pasar-Agrobis-Babat-Ludes-Terbakar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Pasar Agrobis, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/7/2026).
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat melanda deretan kios di Pasar Agrobis Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (13/7/2026) malam. Sedikitnya 10 kios dilaporkan hangus terbakar, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.44 WIB di deretan kios yang berada di dekat pintu barat pasar. Berdasarkan informasi awal, api diduga pertama kali muncul dari sebuah toko yang menjual barang berbahan plastik. Sifat material yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat merembet ke kios-kios di sekitarnya.

Besarnya kobaran api memaksa petugas pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mencegah kebakaran meluas ke area pasar lainnya yang masih dipenuhi bangunan dan barang dagangan. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Induk Lamongan, Pos Babat, Pos Paciran, dan Pos Ngimbang diterjunkan ke lokasi. Selain itu, armada tangki penyuplai air turut dikerahkan guna memperkuat proses pemadaman.

Koordinator Wilayah Damkar Babat, Agung Supriadi, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan sekitar 10 kios terdampak kebakaran.

“Data sementara ada sekitar 10 stan yang terbakar, di antaranya toko plastik dan toko perlengkapan ikan asin,” ujar Agung.

Menurut Agung, dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik di salah satu kios. Namun demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Penetapan penyebab kebakaran sepenuhnya menjadi kewenangan aparat yang melakukan investigasi di lokasi.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, besaran kerugian material juga masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar di dalam kios. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan pembasahan di seluruh area terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait aspek keselamatan instalasi listrik dan sistem mitigasi kebakaran di kawasan perdagangan. Namun, penyebab pasti kebakaran maupun nilai kerugian masih menunggu hasil penyelidikan dan pendataan resmi dari instansi berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.

(Red-Garudasatunews) 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.