GRESIK, Garudasatunews.id – Kemunculan ular di dalam rumah warga kembali memicu kepanikan di Kabupaten Gresik. Seekor ular dilaporkan masuk ke area dapur rumah warga di Jalan Dewi Sekardadu, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Minggu (22/3/2026).
Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Rega, hendak menuju dapur dan mendapati keberadaan ular yang bersembunyi di bawah almari. Temuan tersebut langsung memicu kekhawatiran mengingat potensi bahaya dari hewan liar tersebut.
“Saya langsung menghubungi call center 112 karena khawatir terjadi sesuatu, apalagi kalau ular itu berbisa,” ujar Rega.
Laporan tersebut segera diterima petugas call taker layanan darurat 112 dan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk dilakukan penanganan di lokasi.
Tim Damkar Gresik yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas melakukan penyisiran menyeluruh di area dapur dan sekitarnya guna memastikan keberadaan ular.
Namun hingga proses pencarian selesai, ular yang dilaporkan tidak berhasil ditemukan. Petugas menduga hewan tersebut telah berpindah tempat atau bersembunyi di titik yang sulit dijangkau.
“Diduga ular sudah berpindah atau bersembunyi di area yang tidak terjangkau saat dilakukan penyisiran,” kata petugas Damkar, Faical Irhansyah.
Meski tidak ditemukan, petugas tetap memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di area rawan seperti dapur dan gudang yang cenderung lembap dan minim pengawasan.
Warga juga diminta segera melapor kembali melalui layanan darurat apabila ular kembali muncul agar dapat ditangani secara cepat dan aman oleh petugas.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kemunculan hewan liar di permukiman warga, yang diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan serta minimnya pengawasan pada area tertentu di dalam rumah. (Red-Garudasatunews)














