Tradisi Puluran Jaga Kebersamaan Ramadhan Warga

oleh -143 Dilihat
oleh
Tradisi Puluran Jaga Kebersamaan Ramadhan Warga
Jamaah Musala Miftahul Huda Desa Ringinputih saat menyantap puluran.
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Tradisi puluran, yakni pembagian makanan ringan usai salat Tarawih, masih lestari di berbagai wilayah Ponorogo dan menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan Ramadhan.

Puluran awalnya disediakan khusus bagi jamaah yang melanjutkan tadarus Al-Qur’an di masjid atau musala. Namun, seiring perkembangan waktu, tradisi tersebut kini dinikmati seluruh jamaah Tarawih tanpa terkecuali.

Di sejumlah desa, termasuk di wilayah Sampung, jamaah dari berbagai usia berkumpul di serambi tempat ibadah setelah doa penutup Tarawih untuk menikmati hidangan sederhana sambil berbincang santai.

Takmir Musala Miftahul Huda, Mariadi, mengatakan bahwa dahulu puluran identik dengan jamaah yang mengikuti tadarus hingga selesai. Kini, pembagian dilakukan merata sebagai bentuk sedekah dan kebersamaan warga.

“Dulu yang mendapat puluran hanya jamaah tadarus, sekarang semua jamaah biasanya kebagian,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Penyediaan puluran dilakukan secara gotong royong, baik melalui iuran jamaah maupun giliran antar keluarga di lingkungan rukun tetangga. Menu yang disajikan pun sederhana, seperti kue basah, gorengan, buah, hingga jajanan anak-anak.

Secara tradisional, hidangan puluran bahkan pernah berupa polo pendem seperti singkong, ubi, dan talas rebus. Meski kini lebih variatif, nilai yang dijaga tetap sama, yakni semangat berbagi dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Selain menjadi pengganjal perut setelah beribadah, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi masyarakat. Jamaah biasanya meluangkan waktu sekitar satu jam untuk menikmati makanan sambil bercengkerama.

Warga menilai tradisi puluran menjadi bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat di tengah arus modernisasi, karena mampu menjaga nuansa kekeluargaan dan kehangatan Ramadhan di lingkungan kampung. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.