SUMENEP, Garudasatunews.id – Kapal tongkang Trand Asia PB 5 ditemukan terbalik dan kandas di Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, setelah sebelumnya dilaporkan mengalami kebocoran yang diduga tidak segera tertangani hingga menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan.
Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti S, mengungkapkan bahwa insiden bermula dari kebocoran lambung tongkang saat masih berada di lokasi kandas. Kondisi tersebut dibiarkan berlarut hingga kapal perlahan miring sebelum akhirnya terbalik di perairan selat.
“Awalnya kapal tongkang itu mengalami kebocoran. Lama-lama kapal miring, sebelum akhirnya benar-benar terbalik,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).
Tongkang bermuatan batu bara itu diketahui telah kandas sejak sekitar satu bulan lalu. Proses penanganan yang tidak optimal diduga memperparah kondisi struktur kapal. Pemindahan muatan ke tongkang lain justru membuat stabilitas kapal terganggu, terlebih saat dihantam gelombang kuat.
“Tongkang itu kandas dikarenakan batu bara yang diangkut dipindah ke tongkang lainnya. Namun karena hantaman ombak kencang, tongkang tidak imbang dan lama-kelamaan terbalik. Sebagian muatan berupa batu bara tersebut tumpah ke laut,” ungkapnya.
Setelah insiden tersebut, tongkang sempat berlindung di perairan Selat Pulau Mamburit sebelum akhirnya tidak dapat diselamatkan. Para pekerja dan mandor dievakuasi oleh nelayan setempat dalam kondisi selamat, namun peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait standar keselamatan, pengawasan operasional, serta potensi pencemaran laut akibat tumpahan batu bara.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut ini. Kerugian materi juga nihil,” terang Widiarti. (Red-Garudasatunews)














