JAKARTA, Garudasatunews.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Tentera Laut Diraja Brunei (TLDB) menjajaki perluasan kerja sama strategis melalui pertemuan ke-10 Naval Working Group (NWG) yang digelar di Brunei Darussalam pada 2–4 Februari 2026.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis dan peluang peningkatan kolaborasi di bidang latihan, pendidikan, serta pengembangan kapasitas personel angkatan laut.
“TNI AL dan TLDB membahas isu strategis serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari latihan, pendidikan, hingga pengembangan kemampuan personel,” ujar Tunggul dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).
Delegasi TNI AL dipimpin Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz. Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan pertukaran pandangan profesional guna menyamakan standar operasi dalam menghadapi tantangan keamanan maritim kawasan.
Menurut Tunggul, kerja sama ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan melalui diplomasi pertahanan laut.
Selama ini, TNI AL dan TLDB telah menjalin kerja sama melalui latihan bersama Helang Laut, pertukaran pendidikan perwira, serta patroli terkoordinasi di wilayah perbatasan laut. Kerja sama tersebut ditujukan untuk meningkatkan interoperabilitas sekaligus mencegah kejahatan lintas negara seperti pencurian ikan dan penyelundupan.
Melalui forum NWG ke-10, kedua angkatan laut sepakat memperkuat sinergi guna menciptakan kawasan maritim yang aman dan stabil.(Red-Garudasatunews)













