JAKARTA, Garudasatunews.id – TNI Angkatan Laut kian menguatkan diplomasi pertahanan di panggung internasional. Dalam forum strategis keamanan maritim di Singapura, delegasi TNI AL membedah dinamika geopolitik laut dan tantangan global yang terus berkembang.
Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal, Laksamana Pertama Salim, hadir langsung dalam program keamanan maritim yang digelar S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Sabtu (23/1). Forum tahunan ini menjadi ajang penting membaca arah perubahan keamanan laut dunia.
Menurut Salim, partisipasi TNI AL memiliki tujuan strategis: memetakan tren ancaman dan merumuskan langkah antisipatif ke depan.
“Kami menilai perkembangan keamanan maritim selama setahun terakhir sekaligus menyerap pandangan para ahli tentang tantangan yang akan muncul di masa mendatang,” ujarnya.
Diskusi intensif selama dua hari mengupas isu krusial, mulai dari strategi keamanan maritim, modernisasi kekuatan angkatan laut, hingga pergeseran geopolitik kawasan. Sejumlah pakar, akademisi, dan pemikir maritim internasional turut memberikan perspektif strategis.
Salim menegaskan, kehadiran TNI AL bukan sekadar forum seremonial. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat jejaring global sekaligus mempertajam kajian akademik untuk mendukung kesiapan dan tugas pokok TNI AL.
“Langkah ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, agar TNI AL terus meningkatkan diplomasi dan kerja sama maritim di tingkat regional maupun internasional,” tegasnya.(Red-Garudasatunews)













