GRESIK, Garudasatunews.id – PT Karunia Alam Segar (KAS) Gresik menyampaikan klarifikasi resmi terkait penyesuaian operasional dan tenaga kerja di fasilitas produksinya. Perusahaan menegaskan langkah tersebut murni bagian dari manajemen industri manufaktur padat karya dan tidak berkaitan dengan momentum tertentu, termasuk Ramadan.
Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru, menyatakan operasional perusahaan sangat dipengaruhi fluktuasi permintaan pasar. Karena itu, penyesuaian kapasitas produksi disebut sebagai langkah wajar demi menjaga keberlangsungan usaha.
“Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi dinamika permintaan pasar. Penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim untuk menjaga keberlangsungan usaha,” ujar Peter dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam periode tertentu saat kebutuhan produksi meningkat, perusahaan bekerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja. Sebaliknya, ketika permintaan menurun, dilakukan penyesuaian kembali sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Peter menegaskan kebijakan tersebut tidak didasarkan pada bulan atau momentum tertentu, melainkan murni mempertimbangkan dinamika pasar dan perencanaan produksi yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Terkait isu hak pekerja, perusahaan memastikan seluruh kewajiban administratif dan finansial kepada penyedia jasa tenaga kerja telah dipenuhi sesuai perjanjian kerja sama, termasuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Selain itu, perusahaan membuka peluang bagi tenaga kerja terdampak untuk kembali bekerja di unit anak perusahaan lain dalam kawasan, menyesuaikan kebutuhan masing-masing unit usaha.
PT Karunia Alam Segar menegaskan komitmennya menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi dan menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
(Red-Garudasatunews)














