MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Misteri hilangnya Andika Permana (37), warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, akhirnya terungkap tragis. Korban ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Brantas setelah sebelumnya dilaporkan hilang usai sepeda motornya ditemukan tanpa pemilik di Jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging.
Jenazah korban ditemukan pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Brantas wilayah Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro. Penemuan tersebut bermula ketika seorang warga yang sedang mencari ikan di tepi sungai melihat tubuh manusia tersangkut di bawah batang pohon di tengah aliran sungai.
Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat. Petugas kepolisian bersama tim gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Sidoarjo, serta relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Proses pengangkatan jenazah berlangsung hati-hati karena kondisi arus Sungai Brantas cukup deras. Setelah berhasil dievakuasi, korban diidentifikasi memiliki ciri-ciri yang sama dengan Andika Permana yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kapolsek Pungging, Selimat, membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Ngrame.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk dilakukan pemeriksaan visum guna memastikan penyebab kematian,” ujar Selimat.
Sebelumnya, warga Kecamatan Pungging sempat digegerkan dengan penemuan sepeda motor tanpa pemilik di Jembatan Ngrame pada Kamis (12/3/2026) dini hari. Kendaraan tersebut diketahui milik seorang karyawan pabrik yang dilaporkan belum kembali ke rumah sejak malam sebelumnya.
Sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi W 6433 XQ ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi tergeletak di badan jalan jembatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo.
Penemuan kendaraan tanpa pemilik itu memicu kecurigaan warga sehingga langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat kemudian melakukan penyelidikan dan pencarian di sekitar lokasi hingga akhirnya korban ditemukan di aliran Sungai Brantas beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian. (Red-Garudasatunews)














