Press Conference Akhir Tahun 2025 Polrestabes Surabaya Curanmor dan Narkoba Jadi Fokus Utama

oleh -286 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

Surabaya, garudasatunews.id|| Polrestabes Surabaya menggelar Press Conference Akhir Tahun 2025, Selasa sore (31/12/2025), sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja kepolisian kepada publik. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya tersebut memaparkan capaian, tantangan, serta strategi penegakan hukum sepanjang tahun 2025.

 

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Surabaya mengawali dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers atas sinergi dan dukungan informasi kepada masyarakat selama satu tahun terakhir.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Polrestabes Surabaya, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut di tahun 2026, demi memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Pidana Konvensional: Penyelesaian Kasus Tembus 119 Persen

 

Sepanjang tahun 2025, Polrestabes Surabaya mencatat peningkatan kasus pidana konvensional sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, kinerja pengungkapan juga menunjukkan hasil signifikan dengan kenaikan penyelesaian perkara sebesar 1 persen.

 

Secara akumulatif, tingkat penyelesaian perkara mencapai 119 persen, yang berarti Polrestabes Surabaya tidak hanya menyelesaikan kasus baru tahun 2025, tetapi juga berhasil menuntaskan sejumlah tunggakan perkara dari tahun-tahun sebelumnya.

 

Curanmor Jadi Atensi Publik Paling Menonjol

 

Kapolrestabes menegaskan bahwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi perhatian utama sepanjang 2025. Tercatat 600 kejadian curanmor, meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun 2024.

 

Sebanyak 472 tersangka curanmor berhasil diamankan dan diproses hingga tahap persidangan. Fakta yang memprihatinkan, sebagian pelaku merupakan residivis yang kembali melakukan kejahatan serupa setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan.

 

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Meski pengungkapan tinggi, kejadian masih terus terjadi. Karena itu, upaya represif harus diimbangi dengan langkah preventif,” tegas Kapolrestabes.

 

Ke depan, Polrestabes Surabaya akan menggelar ekspose kendaraan hasil sitaan, lengkap dengan pengumuman nomor polisi dan jenis kendaraan agar dapat diklaim langsung oleh pemilik sah tanpa pungutan biaya apa pun.

 

Kapolrestabes juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan calo dalam proses pengambilan kendaraan dan meminta untuk segera melaporkan jika ada oknum yang mengatasnamakan petugas.

 

Perang Terhadap Narkoba: 724 Kasus Terungkap

 

Di bidang pemberantasan narkoba, Polrestabes Surabaya mengungkap 724 kasus dengan 940 tersangka sepanjang 2025. Meski angka penyalahgunaan meningkat, hal tersebut dinilai sejalan dengan intensitas penindakan yang semakin masif.

 

Khusus pengguna narkotika dengan barang bukti kecil, Polrestabes menerapkan pendekatan assessment dan rehabilitasi, bukan semata-mata pemenjaraan.

 

“Penjara bukan satu-satunya solusi. Rehabilitasi menjadi jalan agar korban benar-benar lepas dari ketergantungan narkoba,” jelasnya.

 

Dalam kasus-kasus menonjol, polisi berhasil menyita:

 

Sabu: ±93 kg

 

Ekstasi: 41.124 butir

 

Ganja: ±11,7 kg

 

Ribuan butir obat-obatan berbahaya lainnya

 

Kapolrestabes juga mewaspadai munculnya narkotika jenis baru yang dikenal sebagai ‘atom’, yakni zat berbahaya yang dimasukkan ke dalam vape. Ia meminta peran aktif media dan masyarakat untuk memberikan informasi demi mencegah penyebaran di Surabaya.

 

Lalu Lintas: Fatalitas Menurun Meski Angka Kecelakaan Naik

 

Tahun 2025 mencatat 1.762 kejadian kecelakaan lalu lintas, naik 18 persen dibanding 2024. Namun, kabar baiknya, angka fatalitas menurun:

 

Korban meninggal dunia turun dari 182 menjadi 180 orang

 

Luka berat turun dari 18 menjadi 12 orang

 

Penegakan hukum lalu lintas dilakukan secara humanis dan selektif, dengan total 1.521 kali penindakan, didukung pendekatan edukatif melalui teguran.

 

Unjuk Rasa dan Kegiatan Masyarakat Berjalan Kondusif

 

Sepanjang 2025, tercatat 678 kegiatan unjuk rasa, dengan 583 di antaranya berhasil dimitigasi dan dibatalkan melalui pendekatan komunikasi.

 

Jumlah aksi unjuk rasa secara umum menurun 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, pengamanan kegiatan masyarakat seperti konser musik (100 kegiatan) dan pertandingan sepak bola (55 kali) berlangsung aman dan kondusif.

 

Kapolrestabes secara khusus mengapresiasi kedewasaan suporter Bonek dalam menjaga ketertiban Kota Surabaya.

 

Balap Liar dan Knalpot Brong Ditindak Tegas

 

Dalam upaya menjaga kamtibmas malam hari, Polrestabes Surabaya mengintensifkan:

 

Strong Point malam hari

 

Patroli 97 Jogoboyo

 

Hoegeng Pagi, Bersinar, dan Menyala

 

Sebanyak 187 kendaraan diamankan terkait balap liar, knalpot brong, dan pelanggaran kelengkapan kendaraan. Proses tilang dilakukan tanpa perantara, dengan pembayaran langsung melalui BRIVA, guna menutup celah pungutan liar.

 

Komitmen 2026: Prevensi dan Partisipasi Publik

 

Menutup konferensi pers, Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa ke depan, penanganan curanmor dan narkoba akan lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sistem keamanan lingkungan.

 

“Kami mohon dukungan seluruh elemen masyarakat dan media agar Surabaya tetap aman, tertib, dan kondusif di tahun 2026,” pungkasnya.(Diva)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.