Polres Ponorogo Siagakan 380 Personel Amankan Mudik

oleh -54 Dilihat
oleh
Polres Ponorogo Siagakan 380 Personel Amankan Mudik
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo saat mengecek personel gabungan yang akan diterjunkan pada Operasi Ketupat Semeru 2026.
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatuunews.id – Polres Ponorogo menyiagakan 380 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat Semeru yang berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya. Pengerahan ratusan petugas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur Idulfitri.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di depan Paseban Alun-Alun Ponorogo, Kamis (12/3/2026).

“Polres Ponorogo menerjunkan 380 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dilaksanakan mulai 13 sampai 25 Maret 2026,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.

Dalam operasi tersebut, kepolisian juga mendirikan enam pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis untuk mendukung pemantauan situasi serta memberikan layanan kepada pemudik.

Dua pos pelayanan ditempatkan di kawasan Alun-Alun Ponorogo dan Terminal Seloaji. Sementara empat pos pengamanan lainnya berada di Pos Pam 12.01, Pos Pam Mlilir, Pos Pam Ngebel, dan Pos Pam Dengok.

“Untuk pos pelayanan ada dua yakni di Alun-Alun Ponorogo dan Terminal Seloaji. Sedangkan pos pengamanan ada empat yaitu Pos Pam 12.01, Pos Pam Mlilir, Pos Pam Ngebel, dan Pos Pam Dengok,” jelas Kapolres.

Apel gelar pasukan juga digunakan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengecek kelengkapan sarana dan prasarana pendukung yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

“Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengecek sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan operasi,” ungkapnya.

Selain fokus pada pengamanan arus mudik dan balik, kepolisian juga memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi rawan bencana maupun kemacetan selama masa Lebaran.

Beberapa titik rawan bencana berada di jalur Ponorogo–Trenggalek tepatnya di wilayah Sawoo dan Tugu, serta jalur Slahung menuju Pacitan yang dikenal memiliki kontur jalan rawan longsor.

Sementara potensi kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di kawasan Mlilir yang menjadi jalur perbatasan Ponorogo dengan Kabupaten Madiun. Kepadatan juga berpotensi terjadi di sekitar Alun-Alun Ponorogo yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Kapolres mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap berhati-hati dan memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik,” pungkas AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (Red-Garudasatuunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.