Polisi Gresik Rekrut Santri Jadi Pelopor Tertib Lalin

oleh -82 Dilihat
oleh
Polisi Gresik Rekrut Santri Jadi Pelopor Tertib Lalin
polisi lalu lintas blusukan di pondok pesantren ajak santri menjadi pelopor keselamatan di jalan raya
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Satuan Lalu Lintas Polres Gresik menggelar program edukasi keselamatan berkendara bagi ratusan santri di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum, Kabupaten Gresik. Program bertajuk Police Goes to Pondok Pesantren ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan kalangan usia muda.

Kegiatan yang digelar di aula utama pesantren tersebut diikuti ratusan santriwan dan santriwati. Dalam sesi tersebut, polisi menyampaikan materi mengenai aturan dasar lalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar nasional.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, menegaskan bahwa budaya disiplin berlalu lintas harus mulai ditanamkan sejak usia muda agar kesadaran keselamatan di jalan dapat terbentuk sejak dini.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami para santri. Polisi juga menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak hanya menjadi kewajiban aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

Program edukasi ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang masih sering melibatkan pelajar dan generasi produktif di berbagai daerah.

Selain memberikan edukasi, Satlantas Polres Gresik juga menyerahkan bantuan sejumlah Al-Qur’an kepada pengurus Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengatakan program Police Goes to Pondok Pesantren merupakan pendekatan humanis kepolisian untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan santri.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas kepada para santri,” ujarnya.

Polisi berharap para santri dapat berperan sebagai agen perubahan dengan menularkan budaya disiplin berlalu lintas kepada keluarga serta masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Sinergi antara kepolisian dan dunia pesantren dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki akhlak baik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.