SURABAYA, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Surabaya menargetkan dua proyek pompa air yang sebelumnya mangkrak dapat segera difungsikan pada pekan depan. Dua lokasi tersebut berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi dan kawasan Tengger Kandangan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan kedua pompa air sangat krusial untuk pengendalian banjir, terutama menjelang puncak musim hujan Februari 2026.
“InsyaAllah minggu depan sudah bisa digunakan,” kata Syamsul, Rabu (4/2/2026).
Syamsul menjelaskan, proyek tersebut diambil alih Pemkot Surabaya setelah dua kontraktor pelaksana dinyatakan wanprestasi. Kontrak kedua kontraktor diputus dan keduanya masuk daftar hitam selama dua tahun.
Menurut dia, seluruh proyek pompa air yang direncanakan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) seharusnya rampung akhir 2025. Namun, dua proyek tidak selesai sesuai target.
“Akhir 2025 semua proyek selesai, kecuali dua pompa air ini karena kontraktornya wanprestasi,” ujarnya.
Pemkot Surabaya memastikan pembangunan tidak terhenti dengan melanjutkan proyek melalui skema swakelola oleh DSDABM dengan melibatkan satuan tugas.
“Sekarang dilanjutkan swakelola dan ditargetkan Februari 2026 sudah bisa dioperasionalkan,” kata Syamsul.
Terkait sanksi, Pemkot Surabaya menegaskan tidak memberi perpanjangan waktu. Jaminan pelaksanaan kontraktor dicairkan dan kedua kontraktor dilarang mengerjakan proyek Pemkot Surabaya selama dua tahun.(Red-Garudasatunews)













