MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengukuhkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat respons penanganan bencana di wilayah tersebut. Pengukuhan dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) ke-107 di Kantor BPBD Kabupaten Mojokerto, Senin (9/3/2026).
Wakil Bupati Mojokerto Moch Rizal Octavian dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkarmat yang dinilai konsisten berada di garis depan saat terjadi bencana maupun kondisi darurat di masyarakat.
Menurutnya, keberadaan personel BPBD, Damkarmat, serta relawan kemanusiaan memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan dan penanganan kejadian darurat di daerah.
“Anda bukan hanya pemadam api, tetapi juga pahlawan kemanusiaan yang selalu siaga dalam berbagai operasi penyelamatan. Peran relawan dan tim BPBD yang bergerak cepat di lapangan patut mendapat apresiasi,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, selama satu tahun masa kepemimpinan dirinya bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, dukungan BPBD dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani berbagai kejadian darurat yang terjadi di masyarakat.
“Saya bersama Gus Barra sangat terbantu dengan para relawan dan BPBD yang bergerak cepat membantu masyarakat. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan dirgahayu ke-107 Damkarmat,” katanya.
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Mojokerto bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin secara resmi mengukuhkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Mojokerto Tahun 2026.
Rinaldi menjelaskan, pembentukan TRC bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan saat terjadi bencana yang kerap datang tanpa dapat diprediksi.
Menurutnya, tim tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari personel BPBD, Damkarmat, hingga relawan swadaya dari berbagai wilayah di Kabupaten Mojokerto.
“Hari ini kami merilis Tim Reaksi Cepat Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari unsur relawan BPBD dan Damkar. Pembentukan TRC ini untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat ketika terjadi bencana,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh relawan dan pegiat kemanusiaan agar tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap tugas penanggulangan bencana yang dijalankan.
Sebagai informasi, Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan diperingati setiap 1 Maret. Tanggal tersebut merujuk pada kebijakan pemerintah Hindia Belanda yang mengesahkan lembaga pemadam kebakaran atau Brandweer pada 1 Maret 1919.
Pada peringatan tahun 2026 ini, HUT Damkarmat mengusung tema “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri” yang menekankan peran vital petugas pemadam kebakaran dalam menjaga keselamatan masyarakat. (Red-Garudasatunews)














