BLITAR, Garudasatunews.id – Insiden laut kembali menelan korban di pesisir selatan Kabupaten Blitar. Empat pemancing dilaporkan tergulung ombak besar di kawasan tebing Pathuk Lesung, Pantai Serang. Tiga orang berhasil selamat, sementara satu korban hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim gabungan.
Korban yang belum ditemukan diketahui berinisial FTP, warga Desa Selopuro. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama tiga rekannya tengah memancing di tepi tebing yang langsung berhadapan dengan laut lepas, lokasi yang dikenal sebagai titik favorit pemancing namun memiliki risiko tinggi diterjang ombak besar.
Saat aktivitas memancing berlangsung, gelombang tinggi tiba-tiba menghantam area tebing. Kerasnya terjangan air laut membuat FTP terjatuh dan langsung terseret arus menuju laut lepas. Tiga rekannya berhasil menyelamatkan diri dari terjangan ombak dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muhaini, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sekitar lokasi kejadian.
“Petugas dari Polsek bersama Kamladu sudah berada di lokasi dan melakukan pencarian bersama nelayan serta warga sekitar,” ujar Saiful Muhaini, Kamis (5/3/2026).
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya personel Polsek Panggungrejo, Kamladu yang terdiri dari unsur TNI Angkatan Laut dan Polairud, serta tim dari Basarnas dan BPBD Kabupaten Blitar.
Tim SAR gabungan bersama nelayan setempat menyisir area perairan di sekitar titik korban terakhir terlihat. Namun hingga laporan terakhir, korban masih belum ditemukan.
Proses pencarian terkendala kondisi cuaca di perairan selatan yang dikenal memiliki karakter gelombang tinggi dan arus kuat. Kondisi ini membuat upaya penyisiran laut harus dilakukan secara hati-hati.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di titik-titik rawan di sepanjang pesisir selatan, terutama di kawasan tebing yang langsung berhadapan dengan laut lepas.
Sementara itu, keluarga korban di Desa Selopuro masih menunggu kabar dari tim pencari yang terus melakukan penyisiran. Tiga pemancing lain yang selamat dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing setelah berhasil menyelamatkan diri dari insiden tersebut. (Red-Garudasatunews)














