MAGETAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Magetan akan merelokasi 15 pedagang burung yang selama ini berjualan di sisi selatan Stadion Yosonegoro. Relokasi dijadwalkan mulai awal 2026 sebagai tahap awal penataan kawasan stadion yang diproyeksikan menjadi Pasar Flora Fauna.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Kiki Indriyani, menegaskan pemindahan pedagang tak bisa ditunda karena area tersebut masuk program prioritas penataan stadion.
“Pedagang burung di sekitar Stadion Yosonegoro harus direlokasi agar penataan stadion bisa segera berjalan,” ujarnya.
Menurut Kiki, kawasan itu sejatinya telah masuk masterplan sebagai pasar terpadu burung, bunga, dan ikan. Namun keterbatasan anggaran membuat pembangunan dilakukan bertahap, diawali dengan relokasi pedagang burung.
“Konsepnya memang pasar burung, bunga, dan ikan. Tapi karena anggaran belum mencukupi, tahap awal kita fokus relokasi pedagang burung dulu,” jelasnya.
Soal lokasi pemindahan, Disperindag masih berkoordinasi dengan Dinas PUPR, khususnya bidang Cipta Karya. Meski dokumen perencanaan telah rampung, titik relokasi final masih dalam pembahasan.
“Kami masih asistensi dengan PUPR untuk menentukan lokasi paling tepat,” kata Kiki.
Relokasi ditargetkan tuntas awal 2026, mengingat penataan Stadion Yosonegoro melibatkan sejumlah OPD. Tanpa relokasi, pekerjaan fisik stadion dipastikan terhambat.
“Kalau relokasi tidak segera dilakukan, penataan stadion tidak bisa dimulai,” tegasnya.
Pemkab Magetan berharap, lokasi relokasi nantinya dapat dikembangkan menjadi Pasar Flora Fauna terpadu sesuai rencana awal, ketika dukungan anggaran telah tersedia. (Red-Garudasatunews)














