PDIP Jatim Buka Rekrutmen, Gen Z Diajak Berpolitik

oleh -71 Dilihat
PDIP Jatim Buka Rekrutmen, Gen Z Diajak Berpolitik
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Deni Wicaksono
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – PDI Perjuangan Jawa Timur membuka rekrutmen terbuka bagi masyarakat luas untuk bergabung sebagai kader dan pengurus partai. Generasi Z menjadi target utama agar terlibat langsung dalam proses politik dan penentuan kebijakan publik.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, menegaskan masa depan demokrasi nasional sangat bergantung pada partisipasi generasi muda. Dengan jumlah dan pengaruh yang besar, Gen Z dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan.

“Kami ingin Gen Z tidak alergi terhadap politik. Politik adalah sarana memperjuangkan nilai, gagasan, dan perubahan lewat kebijakan publik yang menyentuh kehidupan mereka,” ujar Deni, Jumat (30/1/2026).

Ia menekankan rekrutmen ini terbuka tanpa syarat latar belakang politik. Kreativitas, sikap kritis, dan kepekaan sosial Gen Z justru dianggap sebagai modal utama untuk membangun politik yang sehat dan progresif.

“Gen Z itu berani, kritis, dan peduli isu sosial. Itu kekuatan besar untuk mengawal perubahan,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Rekrutmen mencakup jenjang kader hingga pengurus struktural, mulai anak ranting di tingkat RW atau dusun, ranting di desa atau kelurahan, hingga anak cabang di kecamatan. Selain itu, PDIP juga membuka ruang partisipasi melalui berbagai badan dan sayap partai.

“Kalau belum ingin masuk struktur, ada banyak kanal lain. Politik tidak melulu soal jabatan dan rapat,” jelas Deni.

PDIP Jatim juga menyiapkan pendidikan politik melalui sekolah partai di bawah Badiklat DPD. Beragam badan partai disediakan sesuai minat, mulai kepemiluan, seni-budaya, kemanusiaan, hingga ekonomi kerakyatan.

“Anak muda bisa belajar sesuai passion. Yang penting berani terlibat dan peduli,” tambahnya.

Sayap partai seperti Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia, dan Repdem disebut menjadi ruang strategis pembelajaran kepemimpinan dan advokasi publik.

“Politik menentukan arah hidup bangsa. Lebih baik Gen Z ikut masuk, mengawal, dan menentukan masa depan,” pungkas Deni. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.