Macet Ketapang Tak Terurai, TNI Turun Tangan

oleh -9 Dilihat
oleh
Macet Ketapang Tak Terurai, TNI Turun Tangan
Anggota TNI turun untuk mengurai kemacetan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Kemacetan panjang di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang belum juga terurai signifikan, memaksa aparat TNI turun langsung mengatur lalu lintas setelah antrean kendaraan mencapai belasan kilometer selama hampir sepekan.

Intervensi ini dilakukan sejak Rabu (1/4/2026), dengan pengerahan puluhan personel dari TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Langkah tersebut menunjukkan situasi di lapangan yang dinilai sudah melampaui penanganan normal oleh aparat lalu lintas.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Triyadi Indrawijaya, mengungkapkan sedikitnya 75 personel TNI AD diterjunkan, termasuk tambahan dari Batalyon Armed 8. Keterlibatan unsur militer ini menjadi sorotan, mengingat kemacetan terjadi akibat lonjakan kendaraan yang tidak terkendali.

Kemacetan terparah terjadi di jalur Situbondo–Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang, dengan panjang antrean sempat mencapai 15 kilometer. Meski sempat berkurang menjadi sekitar 11 kilometer, kondisi tersebut masih menunjukkan kepadatan ekstrem yang belum terselesaikan.

Fakta di lapangan menunjukkan lonjakan signifikan terjadi saat pembatasan truk besar dibuka. Kebijakan ini diduga menjadi pemicu utama meningkatnya volume kendaraan secara drastis, memperparah kemacetan di jalur strategis tersebut.

Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga difokuskan pada pencegahan pelanggaran seperti kendaraan yang menyerobot antrean. Praktik “ngeblong” ini disebut memperburuk situasi dan memperpanjang waktu tunggu di kawasan pelabuhan.

Momentum libur panjang akhir pekan turut menjadi faktor tambahan yang berpotensi memperparah kondisi. Peningkatan kendaraan pribadi dan bus diprediksi akan kembali menekan kapasitas jalan yang sudah jenuh.

Di tengah situasi tersebut, aparat di lapangan juga memberikan bantuan logistik berupa air minum dan makanan kepada pengemudi yang terjebak antrean panjang, sebagai langkah darurat untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas.

Keterlibatan TNI dalam penanganan kemacetan ini menegaskan adanya persoalan serius dalam manajemen lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang, yang hingga kini belum memiliki solusi jangka panjang yang efektif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.