SURABAYA, Garudasatunews.id – Anggota DPR RI Komisi X sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Simumolyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, usai insiden yang menghanguskan sejumlah rumah warga.
Kebakaran yang terjadi Minggu sore, 8 Februari 2026, di Jalan Simokulyo Baru 2H diduga dipicu korsleting listrik. Peristiwa itu menyebabkan kerugian materiil cukup besar dan memaksa sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal.
Lita tiba di lokasi sesaat setelah kembali dari kunjungan kerja di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menegaskan kehadirannya sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan agar warga terdampak tidak merasa sendirian menghadapi musibah.
Di tengah puing bangunan yang tersisa, Lita menyapa korban satu per satu dan mendengarkan langsung kebutuhan mendesak warga. Ia memastikan bantuan darurat, mulai dari dukungan tunai hingga pemenuhan kebutuhan dasar, segera disalurkan.
Dalam kesempatan tersebut, Lita menyerahkan bantuan tunai kepada keluarga terdampak untuk membantu pemulihan awal pascakebakaran. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak korban.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Lita memastikan proses belajar anak-anak tetap berjalan tanpa hambatan. Ia berkomitmen mengawal agar tidak ada siswa yang terpaksa berhenti sekolah akibat musibah tersebut.
Selain itu, ia mendorong adanya pendampingan psikologis bagi anak-anak yang mengalami trauma. Menurutnya, dukungan mental sama pentingnya dengan bantuan materi agar anak-anak tetap memiliki rasa aman dan semangat belajar.
Lita juga meminta percepatan koordinasi antara Pemerintah Kota Surabaya, dinas terkait, dan pihak swasta untuk mempercepat pemulihan, termasuk perbaikan rumah dan pengurusan dokumen penting yang terdampak kebakaran.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan Lita Machfud Arifin. Mereka berharap dukungan tersebut terus berlanjut hingga proses pemulihan berjalan tuntas.
(Red-Garudasatunews)














