MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Lapas Kelas IIB Mojokerto melakukan sterilisasi peralatan makan warga binaan menggunakan air panas sebagai langkah pencegahan penyakit dan menjaga standar kesehatan di dalam lapas. Prosedur ini diterapkan secara rutin di area dapur.
Sterilisasi dilakukan oleh petugas dapur bersama warga binaan yang bertugas, dengan memastikan seluruh perlengkapan makan dicuci bersih dan higienis sebelum digunakan kembali. Langkah ini ditujukan untuk menekan risiko penyebaran kuman dan bakteri di lingkungan hunian.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan kebersihan dapur dan alat makan menjadi prioritas utama dalam pelayanan kebutuhan dasar warga binaan. Menurutnya, penggunaan air panas memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi penyakit menular.
“Pencucian tempat cadong menggunakan air panas ini merupakan komitmen kami untuk menjaga kebersihan dan kesehatan warga binaan,” ujar Rudi, Sabtu (7/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan tanggung jawab dan kedisiplinan hidup bersih bagi warga binaan. Seluruh proses sterilisasi dilakukan di bawah pengawasan petugas sesuai standar operasional prosedur.
Melalui penerapan kebersihan yang konsisten, Lapas Mojokerto berharap dapat menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan menekan potensi munculnya penyakit selama masa pembinaan.(Red-Garudasatunews)














