Kasus Penembakan di Sampang: Polisi Temukan Alat Hisap Sabu di Rumah Terduga Pelaku

oleh -29 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

SAMPANG, Garudasatunews.id – Sebuah kasus dugaan penembakan yang menggemparkan warga Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, mengungkap fakta baru yang tak terduga. Saat menggerebek kediaman terduga pelaku, polisi justru menemukan barang bukti yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan narkotika.

 

Awal Mula Perselisihan Berujung Tembakan :

 

Peristiwa bermula pada Sabtu sore, 6 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Terduga pelaku berinisial GF (35) memanggil Ahmad Yulianto (34) beserta seorang saksi. Tanpa diduga, GF langsung menuduh Ahmad mencuri sandal dan pompa air. Tuduhan yang tak diterima itu memicu pertengkaran hebat yang berlanjut menjadi perkelahian.

 

Dalam kemarahan, GF diduga mengambil senjata api. Ia melepaskan satu tembakan ke udara sebagai peringatan, sebelum mengarahkan senjatanya ke tubuh Ahmad. Satu peluru melesat dan mengenai tumit kaki kiri korban. Beruntung, warga sekitar segera menolong dan membawa Ahmad ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Penggerebekan Ungkap Fakta Lainnya :

 

Beberapa hari setelah kejadian, polisi melakukan penggerebekan di rumah GF. Namun, terduga pelaku itu sudah tidak ada di tempat dan hingga kini keberadaannya masih dicari. Meski gagal menangkap tersangka, petugas menemukan temuan yang mencuri perhatian: alat hisap sabu dan sejumlah barang lain yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika.

 

Penemuan ini memicu spekulasi di masyarakat, karena warga setempat selama ini menyebut GF sebagai sosok yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Namun, pihak kepolisian menegaskan belum menarik kesimpulan akhir.

 

“Kami masih mendalami seluruh barang bukti yang diamankan, baik yang berkaitan dengan kasus penembakan maupun dugaan narkotika. Belum ada pernyataan resmi soal keterlibatannya sampai penyelidikan selesai,” jelas AKP Eko Puji Waluyo, Kasi Humas Polres Sampang.

 

Penyelidikan Masih Berlanjut :

 

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sampang terus mengembangkan kasus ini. Penyelidikan mencakup olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, hingga penelusuran jenis senjata api yang digunakan. Polisi juga memohon bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan GF, sekaligus mengimbau agar tidak menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya.

 

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan akan dikembangkan lebih lanjut oleh pihak berwajib.(frq)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.